Dawainusa.com — Youtuber Turah Parthayana akhirnya berani buka suara terkait isu pelecehan seksual di Rusia yang menyeret dirinya. Isu tersebut viral sejak Kamis (6/8).

Dalam sebuah unggahan di akun Instagram (@turahparthayana) di hari yang sama, Turah Parthayana memberikan klarifikasi dan tidak mau memperpanjang lagi masalah tersebut.

Ia pun menyerahkan semua masalah tersebut kepada pihak KBRI Moskow. Kepada netizen yang ingin meminta klarifikasi lebih jauh, ia sarankan untuk bertanya langsung pada KBRI.

“Guys tadi aku habis ambil ijasah dari KBRI, sekalian tadi konsultasi dan memenuhi panggilan dari KBRI. Untuk mengklarifikasi simpang siur berita tentang masalah tahun 2019 ini, lebih baik aku serahkan semuanya ke KBRI Moskow untuk berbicara. 

Mohon maaf atas semua kegaduhan yang terjadi dan kalau kalian ingin bertanya-tanya tentang masalah ini, lebih baik langsung tanya ke KBRI saja. Buat teman-teman semuanya, terima kasih atas support moralnya kepada saya,” tulis Turah di Instastory-nya.

Baca Juga: Heboh Nia Ramadhani Tak Tahu Buah Markisa, Begini Tanggapan Ardi Bakrie

Nama Turah Parthayana Viral di Medsos

Turah Parthayana bukanlah siapa-siapa. Ia hanyalah mahasiswa penerima beasiswa di Rusia dan seorang Youtuber sukses. Memiliki 1,6 juta subscriber. Di kanal Youtube-nya ia aktif membagikan kehidupannya di Rusia serta tips-tips mendapatkan beasiswa.

Selain itu, ia juga kerap melakukan QnA dengan tokoh-tokoh terkenal di Rusia, serta pernah mengunggah video-video film pendek.

Turah Parthayana dan teman-temannya di kampus Tomsk, Rusia. Foto/@turahparthayana.
Turah Parthayana dan teman-temannya di kampus Tomsk, Rusia. Foto/@turahparthayana.

Nama Turah mendadak viral di jagad maya Indonesia lantaran mahasiswa asal Bali yang baru saja menyelesaikan studi di Rusia itu diisukan tersandung kasus pelecehan seksual.

Sebuah akun bernama @sandi_sa119 mengunggah sebuah pernyataan yang menyatakan bahwa Turah terlibat dan menjadi pelaku dalam kasus pelecehan tersebut.

Akun tersebut membuat serangkan utas (tweet) tentang pelecehan seksual yang dilakukan Turah kepada temannya. Akun itu bahkan mengaku memiliki rekaman suara percakapan Turah dengan korban dan siap memberikan kronologi kejadian.

“Mengapa gue buka kasus ini? karena untuk kepentingan keadilan korban dan mencegah korban-korban lainnya, karena korban tidak hanya satu, tapi yang lain takut speak up, masih gue tunggu,” kicau akun tersebut.

Baca Juga: Akhirnya Vernita Syabilla Ceritakan Kronologi Penangkapan Dirinya Terkait Dugaan Kasus Prostitusi Online

Namun manajer Turah, Jehian Sijabat menanggapi isu tersebut dengan mengatakan bahwa memang kasus pelecehan tersebut pernah dilakukan Turah pada tahun 2019 lalu.

Turah Parthayana, kata Jehian, telah meminta maaf dan penyesalan kepada korban dan orangtua korban. Artinya, kasus tersebut telah diselesaikan secara baik-baik.

“Pada November 2019. turah Parthayana tidak menyangkal pengakuan pelecehan seksual yang dilakukan olehnya. Hingga kemarin, aku tidak tahu kejadian ini. Tulisan ini disusun berdasarkan hasil percakapan telpn aku dengan @sandi_sa119, Gokma (Ketua PPI Tomsk), dan Turah sendiri,” tulis Jehian di akun Twitter-nya, Kamis (6/8).*