Nama Yenny Wahid dan Gus Yaqut Jadi Pembahasan Arus Bawa PKB
Foto Kolase/Ist

Dawainusa.com – Nama Yenny Wahid dan Menteri Agama, Gus Yaqut jadi topik pembicaraan di tengah memanasnya situasi internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Putri dari mendiang Amdurahman Wahid dan Gus Yaqut jadi topik pembicaraan arus bawah partai yang dipimpin Cak Imin itu.

Dilansir dari TribunNews, Kamis (15/4/2021), sejumlah kader PKB mendesak agar dilakukan Muktamar Luar Biasa MLB).

Baca jugaPKB Bergejolak, Sejarah Kelam Cak Imin Kembali Diungkit

Yenny Wahid dan Gus Yaqut Dibahas Jadi Ketum

Baru saja Indonesia dihebohkan dengan konflik Partai Demokrat beberapa bulan lalu, kini Partai Kebangkitan Bangsa diterpa isu tak sedap.

Kursi ketua umum yang kini tengah diduduki Muhaimin Iskandar digoyang oleh para kader PKB sendiri yang menginginkan Muktamar Luar Biasa.

Di tengah memanasnya konfilik tersebut, Yenny Wahid dan Gus Yaqut menjadi sorotan lantaran digadang-gadang menjadi ketua Umum PKB.

Sementara itu, sejumlah kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di daerah mendesak untuk muktamar luar biasa (MLB).

Mereka beralasan telah terjadi pelanggaran Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar Bali 2019.

Gus Yaqut
Foto Instagram/@gusyaqut

Baca jugaAkibat Siklon Tropis Seroja, 12.000 Warga NTT Masih Mengungsi

Para kader di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) merasa perlu adanya evaluasi lewat Muktamar Luar Biasa.

Terutama untuk menggeser Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dari kursi Ketua Umum PKB.

Bahkan mereka tengah membahas dan memunculkan dua nama untuk menggantikan Cak Imin dari kursi Ketua Umum.

Kedua nama itu adalah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut dan Putri Almarhum Presiden Abdurrahman Wahid, yakni Yenny Wahid.

“Yenny Wahid atau Menteri Agama untuk mengganti Cak Imin” ujar seorang eks pengurus PKB kepada Tribun Network, Rabu (14/4).

Menurutnya, saat ini sudah terdapat 200 DPC yang menyuarakan untuk mendesak diselenggarakan MLB PKB.

Rencananya akan ada pertemuan akbar antar DPC setelah bulan ramadhan.

“Syawal. Tidak enak berantemnya bulan puasa,” ucapnya.

Para DPC akan meminta nasehat dari para kiai sepuh untuk menyelamatkan PKB.

“Syawal itu DPC-DPC kumpul semua, meminta para kiai sepuh, PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) untuk mengambil alih PKB yang sudah ke luar dari AD/ART partai,” ujarnya.*