Antisipasi Covid-19, Wisata Danau Kelimutu di NTT Ditutup
Danau Kelimu di Ende, Flores, NTT - Foto: Mongabay

ENDE, dawainusa.com – Danau Kelimutu yang terletak di wilayah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih ditutup bagi wisatawan hingga 3 Agustus mendatang.

Berdasarkan keterangan Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu Agus Sitepu, perpanjangan penutupan itu dilakukan sebagai bagian dari antisipasi bahaya penyebaran Covid-19.

“Untuk mencegah penyebaran Covid-19 dari aktivitas wisata di Taman Nasional Kelimutu, maka dilakukan perpanjangan penutupan kunjungan wisata selama 14 hari, terhitung 21 Juli hingga 3 Agustus 2021,” kata Sitepu, Kamis (22/7).

Baca juga: Soal Pariwisata Berkelanjutan, Ini 3 Program yang Disiapkan BPOP Labuan Bajo Flores

Perpanjangan Penutupan Danau Kelimutu Akan Dievaluasi

Ia menjelaskan, perpanjangan penutupan Danau Kelimutu tersebut diambil berdasarkan hasil koordinasi dan evaluasi bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende.

Sebab, demikian Sitepu menjelaskan, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah tersebut masih tinggi.

Baca juga: Bukan PPKM Darurat, Indonesia Terapkan PPKM Level 4, Apa Saja Aturannya?

Keputusan ini sendiri nantinya akan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19 yang ada.

Karena itu, Sitepu juga mengajak semua pihak agar terus mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ya dengan mematuhi protokol kesehatan. Terapkan 5 M,” tutur Sitepu.

Danau Kelimutu Ditutup, Wisata Pulau Padar dan TN Komodo Justru Dibuka

Berbeda dengan Danau Kelimutu yang ditutup bagi wisatawan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, destinasi wisata Pulau Padar dan TN Komodo justru dibuka.

Keputusan dibukanya kembali dua destinasi wisata yang terletak di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, NTT tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina pada Selasa (20/7).

“Iya sudah dibuka kembali setelah sempat ditutup selama kurang lebih 14 hari karena alasan pandemi COVID-19,” kata Shana Fatina.

Baca juga: Di Tengah Covid-19, Kawasan Wisata Pulau Padar dan TN Komodo Kembali Dibuka

Meski demikian, bagi para wisatawan yang hendak melakukan kunjungan ke destinasi wisata tersebut harus tetap mengikuti standar protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Shana Fatina sendiri mengungkapkan beberapa syarat untuk dapat masuk dan berkunjung ke dua destinasi wisata tersebut seperti di antaranya ialah untuk ke TN Komodo, kuota masuk per hari hanya maksimal 300 orang.

Selain itu, jam kunjungan bagi wisatawan juga telah ditetapkan, yakni pada pukul 05.30-07.30 WITA, pukul 08.00-10.00 WITA, dan terakhir pukul 15.00-18.00 WITA.

“Pembagian jam masuk ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan serta wisatawan di kawasan TN Komodo,” terang Shana Fatina.

Hal lain yang wajib ditaati oleh para wisatawan ialah bahwa mereka harus menggunakan masker dan face shield. Para wisatawan juga akan dicek suhu tubuhnya oleh petugas di dermaga kedatangan.*