Waspada Covid-19 Varian Delta, Kapal Penumpang Dilarang Masuk ke NTT
Kapal KM Tilong Kabila - ist

KUPANG, dawainusa.com – Untuk mencegah penularan Covid-19 varian delta, mulai Selasa (27/7), seluruh kapal penumpang dilarang masuk ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT Isyak Nuka pada Senin (26/7).

Nuka menjelaskan, keputusan larangan masuk bagi seluruh kapal penumpang ke wilayah NTT itu terjadi karena munculnya kasus penyebaran Covid-19 varian delta di daerah tersebut.

Baca juga: Diperpanjang Lagi, Ini Sejumlah Daerah yang Terapkan PPKM Level 4

“Larangan untuk kapal penumpang ini, berkaitan dengan kebijakan pembatasan transportasi kapal laut dari luar NTT selama masa perpanjangan PPKM di NTT yang berlangsung pada 27 Juli-8 Agustus 2021 mendatang,” ungkap Nuka.

“Kami punya informasi dan data, kalau varian delta Covid-19 masuk ke NTT karena pelaku perjalanan yang datang dari luar NTT. Kita ingin memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga perlu dibuat kebijakan ini,” lanjut dia.

Sementara itu, demikian Nuka menjelaskan, untuk kapal pengangkut logistik, larangan ini tidak berlaku.

Soal Kasus Covid-19 Varian Delta di NTT

Adapun berdasarkan catatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, sejauh ini, sudah ada 40 kasus Covid-19 varian delta di NTT.

Peningkatan jumlah tersebut sangat signifikan dari awalnya pada 21 Juli lalu berjumlah 16 kasus, per 24 Juli bertambah menjadi 40 kasus, atau bisa dikatakan meningkat 2,5 kali lipat selama kurun waktu tiga hari saja.

Varian delta ini sendiri paling diwaspadai lantaran dinilai memiliki tingkat penularan yang tinggi dan sangat agresif.

Pihak Kementerian Kesehatan RI bahkan menyatakan bahwa kecepatan penularan dari varian delta ini 6 kali dari varian alfa, sehingga mampu menciptakan penularan yang eksponensial.

Temuan Covid-19 varian delta di wilayah NTT itu sendiri diketahui berdasarkan hasil Whole Genome Sequence (WGS) terhadap total 66 spesimen yang diperiksa.

Perkembangan Kasus Covid-19 di NTT

Sementara itu, seiring dengan penemuan kasus varian delta tersebut, wilayah NTT juga sempat menjadi sorotan usai sepekan terakhir mencetak penambahan kasus tertinggi Covid-19.

Seperti diketahui, sepanjang Juli, dapat dilihat kumulatif kasus Covid-19 di NTT pada periode 1-7 Juli sebanyak 3.383 kasus. Kemudian pada pekan kedua atau 8-14 Juli, kasus covid-19 di wilayah itu bertambah menjadi 4.354 kasus.

Selanjutnya pada pekan ketiga atau 15-21 Juli, kasus terus bertambah menjadi 4.968 orang yang terpapar covid-19 dalam sepekan di NTT. Pun dalam empat hari terakhir, jumlah kasus covid-19 di NTT sudah mencapai 3.175 kasus.

Sedangkan, data harian yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 per Minggu (26/7) mencatat secara kumulatif, ada 34.267 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona di NTT.

Dari jumlah tersebut sebanyak 21.364 orang dinyatakan sembuh, 12.294 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 609 lainnya meninggal dunia.*