Setelah Ambil Paksa Jenazah Pasien, 2 Warga di NTT Positif Covid-19
Ilustrasi - ist

KUPANG, dawainusa.com – Dua dari 11 anggota keluarga di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dinyatakan positif Covid-19 setelah mengambil secara paksa jenazah pasien Covid-19.

Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna pada Jumat (23/7), hasil positif Covid-19 yang dimiliki oleh dua orang tersebut diketahui setelah keduanya menjalani rapid test antigen.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Pemerintah Pusat Diminta Kirimkan Tambahan Vaksin ke NTT

“Pada Kamis (22/7), Polres Kupang Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Kupang sudah melakukan tes antigen terhadap 11 anggota keluarga pasien Covid-19 yang jenazahnya diambil paksa. Hasilnya, dua orang positif,” ungkap Krisna.

Adapun dua orang yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut ialah suami dan anak dari pasien yang meninggal tersebut.

Soal Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di NTT

Sebagaimana diketahui sebelumnya, pada Sabtu (17/7), dua orang yang dinyatakan positif Covid-19 bersama keluarganya itu berusaha mengambil secara paksa jenazah dari pasien Covid-19 berinisial LHH (27).

Mereka melakukan demikian lantaran tidak menerima LHH dinyatakan meninggal akibat positif Covid-19 dan karena itu ingin supaya jenazahnya disemayamkan di rumah pribadinya.

Baca juga: Update Covid-19 di NTT, Manggarai Timur Jadi Penyumbang Kasus Terbanyak

Terkait dengan hal ini, pihak kepolisian setempat melakukan negosiasi kepada keluarga korban dan pada akhirnya mereka menyetujui agar jenazah tersebut dimakamkan sesuai aturan yang ada.

“Setelah melalui perdebatan yang panjang, keluarga memperbolehkan Satgas Covid-19 memakamkan jenazah pasien Covid-19 itu di pemakaman dengan protokol Covid di TPU Batukadera Kota Kupang,” tutur Krisna.

Adapun terkait ini, pihak keluarga tersebut sudah melakukan permohonan maaf kepada seluruh warga, secara khusus bagi warga Kota Kupang.

Soal Kasus Positif Covid-19 di NTT

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, saat ini, angka kasus positif Covid-19 di wilayah NTT mengalami peningkatan.

Data yang disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT per Kamis (22/7) lalu, jumlah kasus konfirmasi positif di wilayah itu sudah mencapai 33.992 kasus.

Meski demikian, pada Kamis (22/7), laporan dari pihak yang sama juga menyatakan bahwa pada hari itu, ada 1.243 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Baca juga: Waspada! Covid-19 Varian Delta Sudah Ada di NTT, 3 Orang Terpapar

Pasien sembuh yang paling banyak ialah dari Kabupaten Ende, yakni 336 orang. Kemudian dari Kabupaten Manggarai Timur ada 291 orang.

Setelah itu dari Kabupaten Sumba Timur 231 orang, Ngada 119 orang, Kota Kupang 100 orang, Kabupaten Nagekeo 63 orang, Sabu Raijua 40 orang.

Selanjutnya, dari Kabupaten Kupang 18 orang, Flores Timur 17 orang, Rote Ndao 11 orang, Lembata enam orang, Malaka lima orang, Sumba Barat Daya tiga orang, Belu dua orang, dan Timor Tengah Selatan satu orang.

Dengan tambahan jumlah tersebut, sejauh ini, pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di NTT ada 22.824 orang dari total 33.992 kasus.*