Tidak Dapat Aliran Listrik, Warga Detubinga Minta Keadilan

Tidak Dapat Aliran Listrik, Warga Detubinga Minta Keadilan

Sebagian masyarakat Detubinga yang tidak mendapat aliran listrik mengaku kecewa karena pernah dijanjikan sebelumnya oleh anggota DPRD dan PT.PLN. (Foto: Kades Detubinga/Marsel Minggu)

MAUMERE, dawainusa.com Sejak pertama kali diluncurkan pada bulan Mei 2016, Program Indonesia Terang (PIT) telah menghasilkan beberapa capaian yang bertujuan untuk melakukan percepatan penyediaan listrik ke daerah-daerah yang masih belum terlayani.

Program ini menargetkan 10.300 desa terlistriki di tahun 2019 sehingga rasio elektrifikasi 97% tercapai. Instruksi pemerintah pusat terkait Indonesia terang akan aliran listrik ini tentu membawa kegembiraan bagi warga pedalaman yang selama ini merindukan aliran listrik. Salah satunya adalah warga Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka.

(Baca juga: Menguak ‘Evil 8’, Kasus Kekerasan Seksual Terburuk di Australia Barat)

Hasil pantauan dawainusa.com, Selasa (7/11), pengerjaan jaringan listrik di wilayah tersebut yang dilaksanakan oleh PT. Teon Jaya telah dimulai dengan galian tiang. Sementara itu, sebagian masyarakat yang tidak mendapat aliran listrik mengaku kecewa dan meminta keadilan.

“Kami sangat kecewa karena listrik ini sudah lama kami nantikan tapi tidak bisa kami nikmati karena kampung kami tidak dapat. Kami hanya lihat tiang-tiang berdiri tapi rumah kami tetap gelap,” ungkap Yohanes Ngaga, warga kampung Lialai, Desa Detubinga, Kecamatan Tanawawo, Selasa (7/11).

Menurut Ngaga, mestinya sejak awal sosialisasi PT. Teon Jaya dan Anggota DPRD jangan menjanjikan bahwa seluruh rumah akan diterangi listrik. Tentu warga Kampung Lialai, lanjutnya, merasa senang karena pernah dijanjikan sebelumnya. Namun, hal itu tinggal janji yang belum terealisasi sampai saat ini.

“Mulanya kami sangat senang karena mereka janji kampung-kampung akan nyala semua tapi belakangan ini baru mereka bilang sebagian saja yang dapat. Kami sudah beri lahan kami dengan cuma-cuma untuk mereka gali itu tiang-tiang, harusnya mereka bersikap adil ke kami,” tandasnya.

(Baca juga: Pak Jokowi, Setya Novanto Layak Diberi Gelar Pahlawan)

Warga Detubinga Minta Keadilan

Kades Detubinga Ajukan Surat ke PT. PLN

Ditemui dawainusa.com secara terpisah, Rabu (8/11), di kantor Desa Detubinga, Kepala Desa Detubinga, Donatus Jago membenarkan hal itu. Menurut Jago, terdapat beberapa wilayah yang hingga saat ini belum mendapat aliran lisrik.

“Kalau untuk desa Detubinga ada beberapa wilayah yang tidak bisa dapat listrik seperti dusun wolomage, dusun nuaria RT 03 ada 15 rumah tidak dapat, terus dusun sorowulu RT 06 dan RT 07 juga tidak dapat,” jelas Jago.

(Baca juga: Ini Pacar Kaesang, Calon Menantu Jokowi Berikutnya)

Menurut Jago, saat ini pemerintah desa sudah mengambil langkah solutif yakni mengajukan surat ke PT. PLN dilampiri daftar pelanggan.

“Sebagai kepala desa, saya sudah ajukan surat ke PT. PLN dilampiri daftar pelanggan. Mudah-mudah mereka yang tidak dapat (listrik) akan dipasang jaringan rendah,” ungkapnya.* (MM)