Dawainusa.com – Hanya untuk menangkap katak yang hinggap di pintu kamar, seorang wanita harus memanggil petugas pemadam kebakaran.

Melansir TribunNews, wanita tersebut diketahui memanggil petugas pemadam kebakaran pada Selasa (18/8/2020) sekitar jam 9.40 malam.

Peristiwa tersebut kemudian beredar viral di media sosial dan menuai beragam komentar dari warganet.

Baca jugaRuben Onsu Sebut akan Ada Nuansa NTT di Konser Perdana Betrand Peto

Panggil Pemadam Kebakaran Menangkap Katak

Peristiwa yang mencertiakan wanita memanggil petugas pemadam kebakarang itu kemudian membuat warganet heboh.

Para petugas pemadam kebakaran mendapat panggilan dari seorang wanita bernama Rina yang berada di Apartemen Seri Banduri, Bukit Indah, Ampang, Malaysia.

Wanita itu butuh bantuan petugas pemadam kebarakan untuk menangkap katak. Tim pemadam kebakaran yang berjumlah 5 orang pun diterjunkan.

Balai Bomba dan Penyelamat Ampang melalui akun resmi mereka membagikan peristiwa itu di Facebook.

“Laporan: Terdapat seekor katak berada atas pintu didalam rumah.

“Tindakan: Anggota bertindak menangkap & melepaskan katak tersebut di tempat selamat,” tulis akun tersebut.

Postingan itu pun ramai dikomentari netizen yang merasa kagum atas kerja pemadam kebakaran yang rela datang ke lokasi untuk misi penyelamatan “kecil.”

Terkait peristiwa wanita memanggil pemadam kebakaran untuk menangkap katak tersebut, perlu diketahui tugas pemadam kebakaran tidaklah hanya memadamkan kebakaran saja.

Lebih dari itu, petugas pemadam kebarakan memiliki tugas lain, seperti evakuasi hewan peliharaan/luar maupun evakuasi barang yang susah diambil.

Untuk di Indonesia, para petugas pemadam kebakaran juga menerima panggilan untuk tugas-tugas yang tidak berhubungan dengan memadamkan api.

Dikutip dari Kompas.com, adapun berbagai macam kegiatan pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur, selain memadamkan kebakaran.

Komentar warganet
Foto/ TribunNews

Baca jugaRuben Onsu Sebut akan Ada Nuansa NTT di Konser Perdana Betrand Peto

Pelepasan cincin

Sudin PKP Jakarta Timur kerap didatangi warga yang meminta bantuan untuk melepaskan cincin di jari. Cincin sulit dilepas sehingga membuat jari bengkak.

Kisah yang paling unik dan menarik datang dari warga Bekasi Utara bernama Alfath Fathilah.

Dia rela datang ke Markas Sudin PKP Jakarta Timur untuk meminta bantuan pelepasan cincin, Rabu (7/8/2019).

Alfatih paenik karena cincin berbahan titanium sudah dipakainya selama dua tahun itu sulit dilepas dan tangannya semakin membengkak.

Karena ingormasi yang diperoleh dari media sosial, dia mengetahui pemadam bisa membantunya.

Pelepasan cincin dilakukan dengan cara memotong lingkaran cincin menggunakan gerinda mini. Selama sekitar satu jam, cincin berhasil lepas.

Evakuasi bola volly yang tercebur ke BKT

Cerita unik seputar pemadam kebakaran juga terjadi saat mengevakuasi bola volly milik warga yang tercebur ke aliran Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (9/7/2019).

Warga yang sedang bermain volly di area BKT, tanpa sengaja menjatuhkan bola ke aliran BKT.

Mereka minta pertolongan pemadam pada pukul 17.27 WIB dan petugas langsung datang ke lokasi.

Empat personel diterjunkan guna mengevakuasi bola tersebut. Dengan alat berupa tali dan tongkat jaring, petugas berhasil evakuasi bola pada pukul 18.25 WIB atau hampir satu jam.

Evakuasi hewan

Pemadam juga sering menerima laporan bantuan evakuasi hewan yang beragam permasalahannya.

Seperti, anjing tercebur sumur, kucing terjebak di atas genteng rumah, kucing terjebak dalam pipa, dan lainnya.

Paling baru, laporan datang dari Ari yang kucingnya tercebur ke dalam sumur sedalam 12 meter, Jalan Penegak IV, Matraman, Jakarta Timur, Senin (16/9/2019).

Penyebab kucing bisa tercebur tidak diketahui Ari. Dirinya hanya panik dan mencoba mendapatkan kontak pemadam dari Google. Setelah dapat, dia menghubungi pemadam dan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB.

Dengan alat yang dimilik seperti katrol dan tali, petugas berhasil evakuasi kucing yang masih selamat itu pada pukul 12.27 WIB atau hampir satu jam.

Evakuasi handphone di selokan

Kali ini, pemadam mengevakuasi handphone milik pengemudi ojek online bernama Asep yang tercebur ke selokan di daerah Jatinegara, Jumat (23/8/2019).

Hanphone tercebur karena Asep menaruhnya di atas stang motor.

Tanpa disadari, stang motornya bergoyang dan hanphonenya jatuh masuk ke selokan melalui lubang tutupan selokan.

Kemudian, empat personel pemadam membantu Asep evakuasi handohone. Evakuasi selesai dalam waktu sekitar 15 menit dan hanphone dalam kondisi rusak.*