Video Kreatif Kampanye Jokowi Versi Biskuit Khong Guan

Video Kreatif Kampanye Jokowi Versi Biskuit Khong Guan

JAKARTA, dawainusa.com Video Kreatif Kampanye Jokowi Versi Biskuit Khong Guan mendadak viral dan ramai diperbincangkan nitizen.

Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Jokowi – Ma’ruf, Irfan Wahid, mengatakan butuh proses panjang sebelum melahirkan video keluarga Khong Guan.

“Ini baru satu, ada banyak lagi yang kami siapkan,” kata Ipang seperti dilansir Tempo di bilangan Menteng, Jakarta pada Selasa, (25/9).

Baca juga: Prabowo-Sandi Beberkan Tiga Strategi Kalahkan Jokowi di Pilpres

Ipang mengatakan video tersebut sebetulnya telah selesai dikerjakan sekitar sepekan yang lalu. Ia kemudian menunjukan konten tersebut kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Pak Jokowi senang banget, menurut beliau ini adalah kampanye yang kreatif dan cerdas, seperti arahan beliau” kata Ipang.

Setelah itu, kata Ipang, video tersebut disetujui menjadi bahan kampanye dan siap dilepas ke sosial media. Baru kemarin dilepas, kata Ipang, video Khong Guan ini mendadak super viral di sosial media maupun media online.

“Itu kemarin, saya lepas waktu makan siang jam 1, lalu jam 4 sudah jadi trending. Padahal kami belum pake kekuatan media sosial kita. Apalagi kalau kami genjot,” kata Ipang.

Cerita Dua Anak yang Mengadu kepada Ibu Atas Cibiran Nitizen

Dalam video berdurasi 1 menit 50 detik tersebut, ada cerita tentang dua anak yang mirip tokoh di logo kaleng Khong Guan, mengadu kepada ibu mereka atas cibiran netizen soal sosok ayah yang tidak pernah ditampilkan dalam kaleng biskuit tersebut.

Kemudian, tokoh Ibu dalam video tersebut ingin menyampaikan alasan mengapa sosok ayah tak pernah ada dalam gambar itu.

“Sebenarnya ibu ingin mengatakan yang sesungguhnya pada kalian tapi ibu takut. Ibu takut dibilang kampanye. Ayahmu sekarang tidak nganggur lagi, Nak,” ujarnya dalam video itu.

Baca juga: Beberapa Kebiasaan Jokowi yang Dilarang Selama Masa Kampanye

Setelah kedua anaknya mendesak, akhirnya sang ibu menceritakan soal ayah mereka sudah bisa bekerja akibat program pemerintahan Presiden Jokowi. Sehingga, membuat keluarga mereka bisa makan dengan makanan yang lebih enak.

Sang ibu menceritakan bahwa pemerintah berhasil menurunkan angka pengangguran hingga 5,13 persen. Selain itu, pemerintah juga bisa mengurangi angka kemiskinan hingga satu digit yang merupakan angka terendah sepanjang sejarah.

Ipang mengatakan sengaja memilih tema ekonomi. Sebab belakangan, kata dia, banyak data yang tidak sesuai kenyataan menjadi konsumsi publik, sehingga perlu diluruskan.

Ide dari iklan tersebut, kata Ipang, juga bukanlah ide yang didapat dalam sekali lamunan. Melainkan, melalui berbagai riset dan uji coba. Juga melewati diskusi sebelum dilepas ke sosial media.

“Exercise-nya banyak, kemudian ternyata yang kelihatannya paling menarik adalah Khong Guan ini. Kita pake lah, karena semua orang sudah tahu, sudah paham,” ujar Ipang.

Ipang mengatakan, dia optimistis akan ada banyak data yang bisa dinarasikan dengan sederhana dan dimengerti banyak orang lewat konten seperti video Keluarga Khong Guan.

“Anak saya saja, bikin social studies, mengutip data ini. Dia kelas 5 SD lho, dan data ini nempel di kepala dia,” kata Ipang menceritakan soal video keluarga Khong Guan.*