dawainusa.com Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan perkembangan terkini terkait pandemi Covid-19, Kamis (9/4/2020).

Menurut Yuri, ada penambahan 337 kasus konfirmasi positif dalam kurun waktu Rabu (8/4/2020) pukul 12.00 WIB hingga Kamis (9/4/2020) pukul 12.00 WIB.

Dengan demikian, total konfirmasi positif mencapai 3.293 kasus konfirmasi positif Covid-19. “Gambaran ini sangat menyedihkan untuk kita, karena kita tahu bahwa penularan di tengah masyarakat masih terjadi,” ujar Yuri di Graha BNPB, Jakarta Pusat.

Baca juga: Pengakuan 4 Remaja Putri yang Ditiduri Oknum PNS Asal Matim, NTT

Selain itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga melaporkan ada penambahan 30 orang sembuh sehingga total 252 orang. Ada pula penambahan 40 orang meninggal sehingga total 280 meninggal.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, ada tambahan satu provinsi yang melaporkan kasus konfirmasi positif, yaitu Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak satu kasus.

Dengan demikian sudah 33 provinsi di RI yang terjangkit Covid-19. Gorontalo menjadi satu-satunya provinsi yang belum melaporkan kasus konfirmasi positif Covid-19.

Tambah NTT, 33 Provinsi di Indonesia Positif Corona
Ilustrasi – ist

Perincian Persebaran Kasus Positif Corona 

Berikut adalah perincian persebaran kasus konfirmasi positif Corona Covid-19 di Indonesia:

* Aceh: 6 kasus
* Bali: 63 kasus
* Banten: 218 kasus
* Bangka Belitung: 3 kasus
* DIY: 41 kasus
* DKI Jakarta: 1.706 kasus
* Jambi: 2 kasus
* Jawa Barat: 376 kasus
* Jawa Tengah: 144 kasus
* Jawa Timur: 223 kasus
* Kalimantan Barat: 10 kasus
* Kalimantan Timur: 20 kasus
* Kalimantan Tengah: 20 kasus
* Kalimantan Selatan: 22 kasus
* Kalimantan Utara: 16 kasus
* Kepulauan Riau: 22 kasus
* NTB: 16 kasus
* Sumatra Selatan : 17 kasus
* Sumatra Barat: 18 kasus
* Sulawesi Utara: 8 kasus
* Sumatra Utara: 59 kasus
* Sulawesi Tenggara: 15 kasus
* Sulawesi Selatan: 138 kasus
* Sulawesi Tengah: 5 kasus
* Lampung: 15 kasus
* Riau: 12 kasus
* Maluku Utara: 2 kasus
* Maluku: 3 kasus
* Papua Barat: 2 kasus
* Papua: 38 kasus
* Sulawesi Barat: 2 kasus
* Bengkulu: 4 kasus
* Nusa Tenggara Timur: 1 kasus
* Dalam proses verifikasi di lapangan: 34 kasus