dawainusa.com – Satu pasien positif Covid-19 pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjalani perawatan medis di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang, dinyatakan sembuh.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 NTT Dominikus Mere kepada wartawan di Kupang, Jumat (24/4), setelah mendapat informasi hasil tes swab kedua dari pusat.

Baca juga: Tunggu Swab Kedua, Kondisi Pasien Positif Corona di NTT Membaik

“Kami mendapatkan informasi dari pusat bahwa hasil swab kedua untuk pasien 01 COVID-19 hasilnya negatif,” kata Dominikus.

Menurutnya, dengan adanya hasil tes swab kedua tersebut dan setelah mengikuti protokol penatalaksanaan pasien Covid-19 di RSUD Prof.Dr. W.Z. Johannes Kupang, pasien 01 tersebut dinyatakan sudah sembuh.

Ia mengatakan, pasien tersebut nantinya akan segera dipulangkan, namun selanjutnya masih menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

“Isolasi mandiri ini untuk memastikan bahwa kondisi yang bersangkutan betul-betul pulih dan pada akhirnya bisa bersosialisasi kembali dengan masyarakat sebagaimana mestinya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT itu.

Kondisi El Makin Bagus

Sebelumnya diberitakan, kondisi pasien semakin membaik. Dirinya mengaku kondisi fisiknya semakin fit dengan mengikuti semua treatment selama menjalani peroses isolasi medis.

“Kondisi sama makin bagus, makin fit,” ujar El ketika dihubungi wartawan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Cegah Persebaran Corona di NTT, Warga dari Luar Dilarang Mudik

Kondisi pasien juga sempat dikonfirmasi Wakil Gubernur NTT Yosef Nae Soi saat melakukan telekonferens dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Letjen (TNI) Beni Monardo. Nae Soi mengatakan, kondisinya sampai sekarang masih prima.

Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Pemprov NTT juga telah melakukan tracking terhadap seluruh keluarga, kerabat dan orang yang pernah melakukan kontak dengannya.

Setelah diperikasa dengan metode rapid test, sebanyak 60 orang yang pernah melakukan kontak tersebut dinyatakan negatif.

Sejak dinyatakan positif terpapar Covid-19 pada Kamis, 9 April 2020 lalu, pasien menjalani isolasi sesuai protap penanganan medis terhadap pasien positif Covid-19.

Ia menjalani masa isolasi selama 14 hari atau dua pekan di RSUD Prof Johannes Kupang yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan untuk Covid-19 Provinsi NTT.*