Update Covid-19 di NTT, Manggarai Timur Jadi Penyumbang Kasus Terbanyak
Ilustrasi - ist

KUPANG, dawainusa.com – Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di NTT (Nusa Tenggara Timur) terus mengalami peningkatan.

Berdasarakan keterangan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 NTT Marianus Ardi Jelamu, pada Kamis 22 Juli 2021, jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah tersebut bertambah 1.021 kasus.

Dengan penambahan jumlah kasus tersebut, total kasus konfirmasi positif di NTT saat ini ialah sebanyak 33.992 kasus.

Baca juga: Soal Penanganan Covid-19, Sudah Sejauh Manakah Perkembangan Vaksinasi di Indonesia?

Karena itu, dengan melihat peningkatan jumlah kasus tersebut, Jelamu menghimbau kepada seluruh warga NTT agar tetap menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan.

“Pertambahan pasien yang tertular melonjak tinggi. Kita harus waspada dengan kenaikan angka ini,” kata Jelamu di Kupang, Jumat (23/7).

“Di samping itu agar tetap menjaga imunitas tubuh dengan asup makanan yang sehat dan bergizi, minum vit C dan D, makan buah buahan, berjemur matahari, olahraga dan istirahat yang cukup,” lanjut dia.

Penyumbang Kasus Positif Covid-19 di NTT Terbanyak ialah dari Manggarai Timur

Lebih lanjut, terkait penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di NTT pada Kamis (22/7) tersebut, daerah yang jadi penyumbang terbanyak ialah Manggarai Timur, yakni sebesar 291 kasus.

Setelah itu Kota Kupang, yakni sebanyak 129 kasus. Kabupaten Ngada dengan 119 kasus dan Kabupaten Manggarai Barat dengan 104 kasus.

Selain itu, pertambahan kasus baru juga terjadi di Kabupaten Nagekeo sebanyak 79 kasus, TTS dengan 49 kasus, Ende dengan 43 kasus.

Baca juga: Meski PPKM Diperpanjang, Epidemolog Ragu Indonesia Cepat Pulih dari Covid-19

Juga ada di Sabu Raijua dengan jumlah 40 kasus. Sumba Timur dengan 36 Kasus. Kabupaten Kupang dan Rote Ndao dengan masing-masing 26 kasus.

Selanjutnya, Kabupaten Sumba Tengah dengan 24 kasus. Kabupaten Flotim dengan 17 kasus. Kabupaten Belu dengan 14 kasus. Kabupaten Lembata ada 11 kasus. Kabupaten Malaka ada 8 kasus dan Kabupaten Sumba Barat Daya ada 5 kasus.

Adapun jumlah tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap 2.376 spesimen, yang dilakukan di sejumlah labolatorium di NTT.

Sejumlah labolatorium tersebut ialah di PCR RSUD Prof WZ Johannes Kupang, Lab Biokesmas Provinsi NTT, Lab Biomelekuler Labkesda NTT.

Juga dilakukan di Lab PCR RST Wirasakti Kupang, Lab PCR RS Siloam Kupang, Lab PCR BBTKLPP Surabaya di RSJ Naimata, Lab PCR RSB Bhayangkara Kupang dan Lab PCR RS Umbu Rara Meha Sumba Timur.

Tidak hanya melalui SWAB PCR, hasil tersebut juga diketahui setelah dilakukan pemeriksaan rapid test antigen.*