Dawainusa.com – Sosok artis dan pesinetron Marshanda memang selalu menjadi sorotan publik tanah air.

Apalagi ketenaran dan kesuksesannya di panggung hiburan tanah air didiperoleh janda cantik itu sejak usianya masih muda.

Namun di balik kesuksesannya, siapa sangka Marshanda memiliki kisah di masa lalu yang sangat menyedihkan?

Dilansir dari Grid.Id pada Sabtu (5/9/2020), Marshanda pernah dihebohkan dengan kahdiran ayah kandungnya, Irwan Yusuf.

Baca jugaViral, Wanita Ini Nekat Jalan-jalan di Atas Sayap Pesawat

Ungkapan Rasa Sayang Marshanda untuk Sang Ayah

Di tengah kesuksesannya sebagai artis papan atas, perempuan yang biasa dipanggil Caca itu justru memiliki kisah masa lalu yang kelam.

Kisah tersebut yakni munculnya sang ayah kandung dalam kondisi yang memprihatinkan bak gelandangan Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan pada tahun 2016 silam.

Yang lebih mengharukan ternyata pria yang dulunya adalah juragan hotel tersebut justru kedapatan sedang mengemis di jalanan demi sesuap nasi untuk makan.

Mengutip Tribun Sumsel, Irwan Yusuf memang telah tak tinggal seatap dengan anak-anaknya.

Usai ditemukan oleh petugas, ia kini memilih menetap di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Jalan Joyo Agung, Kota Malang, Jawa Timur untuk mendalami ilmu agama.

Seolah belum cukup penderitaannya, belakangan terungkap jika bipolar di diri Marshanda sekarang ternyata diturunkan oleh sang ayah, Irwan Yusuf.

Namun, siapa menyangka, kondisi Irwan Yusuf tersebut tak lantas menghentikan kasih sayang Marshanda kepada ayah kandungnya itu.

Alih-alih malu, bintang sinetron ‘Orang Ketiga’ tersebut justru baru-baru ini mengaku sang ayah punya jasa besar dalam hidupnya.

Kisah ini terungkap dalam penuturannya ketika hadir menjadi tamu di acara Hotman Paris Show yang dipandu Hotman Paris dan Melaney Ricardo.

Seperti dilansir YouTube Hotman Paris Show pada Rabu (5/2/2020) lalu.

“Ada statement papanya Marshanda itu berpakaian seperti maaf ya gelandangan segala macem. Ternyata beliau ini adalah pengidap bipolar juga.

Tapi Caca justru bilang di salah satu talkshow yang punya peranan penting buat kamu sekarang jadi cewek berani adalah sosok papa kamu. Kenapa?” tanya sang presenter kepada bintang tamunya itu.

Marshanda dan Ayahnya
Kolase Foto/Grid

Baca jugaLama Bungkam, Krisdayanti Akhirnya Angkat Bicara soal Rencana Pernikahan Aurel

Marshanda awalnya meluruskan jika pernyataannya itu tak lantas mengingkari jasa sang ibunda, Riyanti Sofyan yang membesarkannya seorang diri.

Namun, Marshanda menganggap ayahnya, Irwan Yusuf punya peran yang tak kalah besar untuk membentuknya menjadi pribadi seperti sekarang.

“Aku dari kecil menceritakan soal mama aku selalu bilang bahwa dia adalah pahlawan buatku dan itu sesuatu ya sangat jelas.

Cuma di momen saat itu aku pengen mengucapkan terima kasih juga yang jarang aku lakukan ke Papa. Karena dia juga punya peranan besar dengan ketidakadaan dia,” jelasnya.

Kontras dengan anak-anak lain yang dilimpahi kasih sayang seorang ayah, Marshanda justru tumbuh besar dalam keluarga yang tak utuh.

Bagaimana tidak, mengutip Nova.ID, Marshanda hilang kontak sejak ayahnya bercerai dengan ibunya saat ia masih berusia tujuh atau delapan tahun.

Namun, ini tak lantas membuatnya patah arang dan malah terus belajar ikhlas dengan kekurangan yang dimiliki ayahnya.

“Tidak ada kok malah ada peranan?” tanya Hotman Paris keheranan.

“Makanya. Dengan segala kekurangan yang dia miliki. Bukannya sengaja karena dia jahat, karena secara mental dia punya keterbatasan jadi dia nggak mampu memenuhi kewajiban figur ayah.

Dari situ aku jadi belajar bagaimana aku let go (mengikhlaskan). Yang tadinya aku masih berharap, masih suka kangen, masih suka nyariin tapi akhirnya lama-lama aku sadar.

Dia bukannya nggak sayang sama gue, nggak butuh, jahat, atau dia laki-laki nggak bener tapi dia tidak mampu. Makanya aku jadi kasihan dan sayang pengen membantu,” Marshanda menerangkan.

Di balik musibah yang bertubi-tubi menimpanya, Marshanda justru melihat hikmah atas ketidakhadiran sang ayah di hidupnya.

“Kalau Papaku dan memberi contoh dengan sempurna mungkin aku nggak akan belajar yang aku pelajari sekarang,” tutur Marshanda penuh haru.

“It’s nice. Bagus ya menghargai sosok ayah walaupun ayahnya nggak presents (hadir),” puji Melaney Ricardo usai mendengar kisah hidup Marshanda.*