dawainusa.com – Kondisi pasien positif Covid-19 pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), El Asamau semakin membaik.

El yang juga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Perhubungan Kabupaten Alor itu saat ini sedang menjalani masa isolasi di RSUD Prof Dr. WZ. Johannes Kupang.

Baca juga: Cegah Persebaran Corona di NTT, Warga dari Luar Dilarang Mudik

Dirinya mengaku kondisi fisiknya semakin fit dengan mengikuti semua treatment selama menjalani peroses isolasi medis.

“Kondisi sama makin bagus, makin fit,” ujar El ketika dihubungi wartawan beberapa waktu lalu.

Saat ini, kata dia dirinya sedang menanti hasil pemeriksaan SWAB kedua atas dirinya. “Doakan semoga saya sehat dan hasilnya nanti negatif,” harap El.

Kondisi El sempat dikonfirmasi Wakil Gubernur NTT Yosef Nae Soi saat melakukan telekonferens dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Letjen (TNI) Beni Monardo.

Nae Soi mengatakan, kondisi calon mahasiswa doktor Amerika itu sampai sekarang masih prima. Saat ini masih menunggu tes swab kedua untuk El.

“Kondisi pasien positif sampai sekarang masih prima, dan kami masih tunggu swab kedua untuk yang bersangkutan, muda-mudahan sudah negatif,” kata Nae Soi, Kamis (23/4/2020).

Pasien Positif Corona di NTT Tunggu Hasil Swab Kedua

Pihak medis telah melakukan pemeriksaan swab kedua pasien positif corona di NTT. Saat ini tengah menunggu hasil laboratorium dari pemeriksaan swab kedua terhadapnya.

“Tinggal tunggu hasilnya. Pasti kita akan umumkan jika hasilnya sudah kita dapat,” kata Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, drg Domikinus Minggu Mere.

Baca juga: Beroperasi Saat Pandemi, Polisi Gerebek Tempat Hiburan Malam di Kupang

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Pemprov NTT telah melakukan tracking terhadap seluruh keluarga, kerabat dan orang yang pernah melakukan kontak dengannya.

Setelah diperikasa dengan metode rapid test, sebanyak 60 orang yang pernah melakukan kontak tersebut dinyatakan negatif.

Sejak dinyatakan positif terpapar Covid-19 pada Kamis, 9 April 2020 lalu, El menjalani isolasi sesuai protap penanganan medis terhadap pasien positif Covid-19.

Ia menjalani masa isolasi selama 14 hari atau dua pekan di RSUD Prof Johannes Kupang yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan untuk Covid-19 Provinsi NTT.*