Ternyata Ini Alasan Prabowo Percaya Sarumpaet Dianiaya

Ternyata Ini Alasan Prabowo Percaya Sarumpaet Dianiaya

JAKARTA, dawainusa.com Calon presiden Prabowo Subianto terjebak drama kebohongan Ratna Sarumpaet. Meskipun Ketum Gerindra itu sudah meminta maaf, sikap Prabowo yang gampang percaya tanpa verifikasi, menjadi sorotan publik tanah air.

Kubu Prabowo memang menjadi obyek sindirian nitizen. Soal ini, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan bahwa pihaknya mengalami kerugian pasca menindaklanjuti berita bohong dari Ratna Sarumpaet.

“Jadi tentu kami dalam posisi ini merasa dirugikan oleh Bu Ratna Sarumpaet karena beliau sudah berbohong terhadap Pak Prabowo, terhadap Sandiaga, terhadap Pak Amien, bahkan terhadap seluruh tim,” ungkap Dahnil di Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (4/10).

Baca juga: Akhir Drama Sarumpaet, Prabowo Subianto Minta Maaf

Ia pun sempat menceritakan kronologi ketika Ratna mendatangi Ketua BPN Djoko Santoso dan bercerita merasa dianiaya. Di mana dalam pertemuan itu, Ratna menyampaikan penganiayaan dengan sikap yang meyakinkan.

“Menyatakan dengan penuh keyakinan beliau dianiaya. Jadi datang langsung ke Pak Djoksan, menyatakan bahwasanya beliau dianiaya,” jelas dia.

Setelah melakukan pertemuan dengan Djoko, Ratna pun meminta agar segera bertemu dengan capres Prabowo Subianto guna mengutarakan kejadiannya yang sudah dialaminya.

“Kemudian minta ketemu Pak Prabowo kemudian ditemui Pak Prabowo. Juga menyatakan hal serupa. Jadi dengan meyakinkan beliau (Ratna) dianiaya,” terang dia.

Mendengar ucapan Ratna, Eks Danjen Kopassus itu pun terenyuh untuk membantu lebih dalam agar kasus dugaan penganiayaannya bisa segera diusut oleh pihak kepolisian.

“Terakhir Bu Ratna minta bantuan bahwa ia dianiaya. Beliau tidak pernah berprasangka buruk ke mereka-mereka yang datang minta bantuan. Dia terenyuh dengan hal ini,” katanya.

Laporkan Ratna Sarumpaet

Seementara itu Prabowo menyatakan akan memproses hukum kabar hoaks yang dibuat Ratna Sarumpaet ke polisi. Meski ia juga berempati pada Ratna karena dinilai sebagai korban.

“Itu tim hukum yang akan proses. Tapi saya katakan, saya kira beliau juga korban sebagai manusia, saya berempati,” kata Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu malam, (3/10).

Baca juga: Cerita Lengkap di Balik Drama Kebohongan Sarumpaet

Terkait hal ini, Koordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Dahnil Azhar Simanjuntak, akan melaporkan Ratna ke kepolisian. Sebab mereka merasa dirugikan. Ia pun menegaskan pihaknya menyerahkan proses hukum Ratna sepenuhnya kepada aparat.

“Tentu. Kita merasa dirugikan tindakan Bu Ratna. Sebab itu nanti tim hukum akan memutuskan, seperti disampaikan cawapres kami yaitu Bang Sandi, akan melaporkan Bu Ratna ke pihak kepolisian dan mempersilakan pihak kepolisian untuk memproses Bu Ratna secara hukum,” kata Dahnil.

Sebelum mengakui perbuatannya, Ratna lebih dulu mengaku mengalami kejadian buruk berupa penganiayaan itu di Bandung. Atas kabar ini, Markas Besar Polri sudah mengeluarkan pernyataan. Mereka sudah mengecek ke rumah sakit di Bandung, tapi tidak menemukan nama Ratna Sarumpaet sebagai salah satu pasien.*