Dua warga di Provinsi NTT meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19 varian delta
ILustrasi - ist

KUPANG, dawainusa.com – Dua warga di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19 varian delta.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT Marius Ardu Jelamu, Selasa (27/7).

“Dua warga yang meninggal akibat varian delta itu, satunya dari Kota Kupang dan satunya lagi dari Kabupaten Kupang,” kata Jelamu.

Baca juga: Benarkah Covid-19 Dapat Turunkan Tingkat Kecerdasan Seseorang?

Adapun warga Kota Kupang yang meninggal dunia akibat varian delta tersebut ialah perempuan berinisial YMT (38). Ia berasal dari Kecamatan Oebobo dan dinyatakan positif Covid-19 pada 8 Juni lalu.

YMT, demikian Jelamu, sempat menjalani isolasi mandiri di rumahnya, dan kemudian meninggal dunia pada 17 Juni lalu.

Sementara itu, satunya lagi ialah seorang pria berinisial DD (65), warga Naibonat, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.

Ia meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat. “Untuk tanggal meninggal almarhum DD, masih kita konfirmasi,” tutur Jelamu.

Soal Kasus Covid-19 Varian Delta di NTT

Sebagaimana diketahui, sejauh ini sudah ada 31 kasus Covid-19 varian delta di wilayah NTT. Kasus paling banyak ialah berada di Kota Kupang dengan jumlah kasus 25 orang. Kemudian di Kabupaten Kupang terdapat 3 kasus.

Selanjutnya ialah di Kabupaten Belu 1 kasus, di Ngada ada 1 kasus, dan di Flores Timur ada 1 kasus. Sejumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 varian delta tersebut saat ini sedang menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit dan ada juga yang menjalankan isolasi mandiri.

Baca juga: Jumlah Pasien Sembuh dari Covid-19 Hari Ini Pecah Rekor, Tanda-tanda Baik?

Selain ada kasus positif Covid-19 varian delta, pada Selasa (27/7) malam, Jelamu menyatakan bahwa saat ini sudah ada 4 kasus positif Covid-19 varian Inggris di NTT.

“Dua berasal dari Kota Kupang dan dua lainnya dari Kabupaten Kupang,” kata Jelamu dilansir dari Kompas.com.

Jelamu mengungkapkan, dua warga Kota Kupang yang dinyatakan positif Covid-19 varian Inggris tersebut berinisial JGM (28), warga Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja, dan MHP (38), warga Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja.

Sementara itu, dua warga Kabupaten Kupang masing-masing berinisial AK (45) dan CK (11). Keduanya merupakan warga Desa Baumata, Kecamatan Taebenu. Saat ini mereka sedang menjalani isolasi mandiri di rumah mereka.*