Dawainusa.com —¬†Grafik perkembangan penularan virus corona di Provinsi DKI Jakarta telah meningkat signifikan selama sebulan terakhir bersamaan dengan pelonggaran PSBB.

Pada Selasa (1/9), Pemprov DKI Jakarta melaporkan ada 941 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Total ada 41.250 kasus Covid-19 di ibukota.

Ledakan kasus selama beberapa pekan terakhir menunjukkan bahwa Provinsi DKI Jakarta sedang darurat penanganan Covid-19. Signifikansi penularan kasus pun jauh melebihi tingkat transmisi pada periode awal virus corona.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Kumpulkan Rp1,7M dari Denda Warga Tak Pakai Masker

Sosialisasi dengan Usung Peti Mati

Menyikapi perkembangan virus yang makin menggila, Pemprov DKI Jakarta mengerahkan segala sumber daya untuk mencegah ancaman penularan yang makin bertambah.

Salah satunya ditunjukkan oleh petugas gabungan dari Kecamatan Cilandak, Jakarta, pada Senin (31/8). Mereka terlihat menggelar aksi sosialisasi tentang bahaya Covid-19.

Tidak seperti biasanya, kali ini para petugas gabungan terpantau menyusuri jalan membawa sejumlah alat kampanye berupa tulisan dan replika peti jenazah.

Kampanye unik dengan replika peti jenazah itu sengaja diperlihatkan, bertujuan agar masyarakat lebih peka akan bahaya Covid-19.

Dalam kampanye tersebut, mereka mengimbau sekaligus mengajak masyarakat baik pengguna jalan maupun warga untuk selalu melakukan gerakan 3 M: Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak.

Sebagaimana diberitakan Kompas.com, Senin (31/8), Camat Cilandak Mundari turut serta dalam kampanye tersebut.

Kepada para pengendara dan pengguna jalan, para petugas mennsosialisasikan pentingnya menerapkan protokol kesehatan selama pandemi.

Kemudian, pada Selasa (1/9), para petugas gabungan TNI, Polri dan Pol PP melakukan sweeping di Jalan Pramuka, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Dalam aksi tersebut, aparat keamanan memantau langsung penerapan protokol kesehatan para pengguna jalan, terutama dalam mengenakan masker ketika mengemudi.

Selama hari-hari ke depan, diperkirakan Pemprov DKI Jakarta akan terus mengerahkan seluruh petugas dan aparat di lapangan untuk memastikan disiplin protokol kesehatan.*