Soal Ratna Sarumpaet yang Disebut Cut Nyak Dien dan Kartini Masa Kini

Soal Ratna Sarumpaet yang Disebut Cut Nyak Dien dan Kartini Masa Kini

JAKARTA, dawainusa.com Putri Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais mengaku kagum dengan sosok aktivis Ratna Sarumpaet. Atas kekagumannya, Hanum Rais menyebut Ratna sebagai Cut Nyak Dien dan Kartini masa kini.

Selain Ratna, sosok Kartini dan Cut Nyak Dien masa kini menurut Hanum rais adalah aktivis Neno Warisman. Kekaguman atas dua sosok itu disampaikan oleh putri mantan ketua MPR itu lewat akun Instagramnya, @hanumrais, pada Selasa (3/10).

Baca juga: Ratna Sarumpaet Sebut Dirinya sebagai Pencipta Hoaks Terbaik

Dalam akun itu, ia mengunggah sebuah video yang menunjukkan dirinya sedang berjalan bersama Ratna Sarumpaet. “Saat ini saya bersama Bunda Ratna Sarumpaet, saya bisa merasakan, beliau buat saya adalah Cut Nyak Dien masa kini, Kartini masa kini adalah Bunda Ratna Sarumpaet dan mungkin Bunda Neno Warisman,” tulis Hanum.

“Dan mudah-mudahan mengilhami ribuan Neno Warisman dan juga Ratna Sarumpaet di Indonesia, salah satunya mudah-mudahan saya jadi bagian dari perjuangan ini ya, bunda,” ucapnya sambil merangkul pundak Ratna.

Hanum juga juga sempat terisak ketika mencurahkan isi hatinya itu. Dalam unggahan yang diberi judul “SAHABAT DAN INSPIRASI KEBERANIAN” itu, ia sangat menyayangkan atas kekerasan yang diduga menimpa Ratna.

Ia juga menganggap tindakan itu sama seperti melanggar perintah Tuhan untuk menghargai ibu dan perempuan, serta meninggikan derajatnya.

Berikut Curhatan Lengkap Hanum Rais

“Sepulang mengisi acara bedah buku #iamsarahza dan film #hanumrangga di kampus STIE Ahmad Dahlan, saya dan suami @rangga_alma menyempatkan meluncur menengok keadaan Bunda Ratna  Sarumpaet @rsarumpaet.

Saya tdk bisa membayangkan tgl 21 September lalu, bagaimana ia dipaksa keluar dari taksi, kemudian kepalanya dihantamkan ke jalan lalu mengalirlah aniaya demi aniaya bertubi tubi  di wajah beliau.

Semua dilakukan oleh mereka yang ketika melakukannya, sesungguhnya mereka tengah menyiksa ‘ibu’ mereka juga. Sebuah perintah biadab menganiaya seorang ibu telah mengalahkan perintah agung Allah untuk menghargai ibu dan perempuan, serta meninggikannya.

Bu Ratna, andalah Tjoet Nya’Dien masa kini. Andalah pendekar wanita sejati. Ancaman jika dirimu terus ‘bersuara’ atau melapor, maka anak dan cucu adalah tebusannya, sempat membuatmu luruh dalam kebimbangan berjuang.

Namun, anak dan cucumu telah berbisik padamu, “Ibu, lanjutkan perjuangan. Bismillah Allah bersama Ibu dan kita”, segera membuatmu bangkit dan berkisah penggal maut yang hampir menghampir.

Saat hari peringatan anti kekerasan dunia pada hari ini, justru sebagian mereka memperingatinya dengan menghunus kekerasa pada wanita, ibu, nenek berusia 70 tahun! Kami yakin, satu dua Ratna dan Neno dibiadabi, akan menumbuhkan ribuan Ratna dan Neno yang siap membersamai” tulis Hanum.

Pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet Ternyata Hoaks

Di balik kekaguman Putri Amien Rais, Hanum Rais terhadap Ratna Sarumpaet yang bermula dari kasus pengeroyokan di atas, ada fakta baru soal kasus pengeroyokan dan penganiayaan itu.

Diketahui, kabar mengenai Ratna Sarumpaet yang dikeroyok di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September 2018 malam ternyata hanya merupakan sebuah hoaks atau berita bohong

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ratna melalui konferensi pers yang ia gelar di kediamannya, Jl. Kampung Melayu Kecil V/24, Bukitduri Jakarta Selatan, Rabu (3/10). Dalam jumpa pers itu, Ratna mengatakan jika kabar dirinya dikeroyok itu tidak benar.

Baca juga: Sejumlah Kejanggalan Dugaan Penganiayaan Ratna Sarumpaet

Ratna bahkan dengan tegas mengakui bahwa dirinya ialah seorang pencipta hoaks terbaik untuk saat ini karena telah berhasil menghebohkan sekian banyak orang termasuk Calon Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pembina Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. “Kali ini saya pencipta hoaks terbaik ternyata, menghebohkan semuanya” kata Ratna Sarumpaet

Dengan mengakui bahwa berita penganiayaan terhadap dirinya itu ialah sebuah berita bohong, Ratna kemudian meminta maaf kepada semua pihak yang telah menjadi korban dari kabar tersebut, termasuk kepada Prabowo Subianto dan Amien Rais.

“Saya dengan sangat memohon maaf kepada Pak Prabowo, terutama Pak Prabowo Subianto yang kemarin dengan tulus membela saya, membela kebohongan yang saya buat. Tapi saya berjanji akan memperbaiki yang memberikan perjuangan kami yang sekarang terhenyak. Saya memohon maaf kepada Pak Amien Rais yang dengan sabar mendengar kebohongan saya,” ujar Ratna.*