Sindiran Penceramah Kondang Aa Gym Soal Gempa Sulteng

Sindiran Penceramah Kondang Aa Gym Soal Gempa Sulteng

JAKARTA, dawainusa.com Selain memantik rasa kemanusiaan, gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah juga memantik  sorotan pemuka agama. Salah satunya adalah penceramah kondang Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym .

Aa Gym menilai, bencana gempa dan tsunami yang menewaskan ratusan orang tersebut merupakan teguran bagi bangsa. Teguran ini khususnya bagi para elite politisi yang sibuk bersaing memperebutkan kekuasaan.

Baca juga: Penjarahan Gempa Palu, Polisi Tetapkan 45 Tersangka

Menurutnya, jika keimanan dan akhlak masyarakat baik maka keberkahan akan datang ke negeri Indonesia. ia juga menegaskan, gempa dan tsunami yang terjadi sejatinya bukan karena patahan lempeng bumi tetapi karena diizinkan oleh Tuhan dan menjadi teguran bagi bangsa Indonesia.

“Ini adalah teguran Allah bagi kita semua, Mudah-mudahan menyadarkan seluruh aktivis politik jangan sampai politik ini membuat kita jauh dari Allah,” ujar Aa Gym dalam acara Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa malam, (2/10).

Aa Gym menegaskan, bahwa dirinya tidak mendukung salah satu pasangan calon untuk Pemilihan Presiden 2019. Ia mengaku hanya menjadi timses nomor 04 yang mendorong orang untuk menjaga akhlak.

Untuk itu, Aa meminta kepada tim sukses hingga pendukung calon presiden tidak mati-matian memperjuangkan orang yang didukung sampai lupa akan akhlak. Apalagi bila sampai menjadi tukang fitnah. Ia meminta seluruh elemen bangsa maupun timses untuk menjaga Pemilu yang bersih jujur dan adil.

“Tolong para petinggi negeri ini kita sudah ditegur ini. Mudah-mudahan Pilpres jadi momentum kembali Allah. Hei manusia jangan terlalu serius dengan Pilpres ini karena yang menentukan jabatan itu Allah,” ujarnya.

Berlaku Adil Sebagai Wasit

Selain itu, Aa juga mengingatkan beberapa lembaga penengah seperti KPU, Bawaslu, TNI, Polri, BIN maupun aparat negara untuk bisa berlaku adil sebagai wasit. Sebab, Tuhan akan melihat apapun yang dilakukan dalam perilaku buruk.

“Siapa yang jadi presiden ke depan, itu Allah sudah tau. Kampanye itu fastabikhul khairat, jadi yang menang itu adalah yang paling baik dan perkara paling baik, jadi bisa menang semuanya,” tuturnya.

Baca juga: Mendagri Tunjuk Satu Dirjen untuk Pelayanan Pemerintahan di Sulteng

Aa Gym kembali mengingatkan agar para kandidat capres-cawapres serta timses tak melupakan kebesaran Tuhan.

“Jadi ini bukan pertandingan, apalagi pertempuran yang itu membinasakan, Mudah-mudahan para kandidat, Juru kampanye tidak melupakan Allah dalam kampanye-nya” katanya.

Perkembangan Terkini 

Terlepas dari pernyataan teologis Aa Gym, hingga saat ini Kemensos RI telah menyiagakan 9 dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pengungsi pascagempa dan tsunami, di Donggala dan Palu.

“Layanan dapur umum, ada 9 dapur umum bisa menghasilkan 500 bungkus dalam 1 jam,” kata Staf Ahli Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial Kemensos Sahabuddin dalam diskusi di Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (2/10).

Baca juga: Daerah NTT Diguncang Gempa Bumi dengan Magnitudo di Atas 6

Dia menambahkan, saat ini Kemensos sedang menyiapkan tambahan 3 dapur umum lagi. Ketiga dapur umum tersebut akan berlokasi di Parigi, Sigi, dan Donggala.

“Kementerian Sosial, lebih kepada dukungan logistik, layanan kebutuhan pokok dasar, seperti permakanan. Ada beras, dan ada juga makanan siap saji. Tinggal disebarkan,” ujar dia.

Selain memasok bantuan dari luar Sulawesi, Kemensosjuga memanfaatkan gudang-gudang penyimpanan Kementerian Sosial yang ada di sekitar wilayah yang terdampak bencana.

“Itu di sekitar Sulawesi Tengah, ada Gorontalo, Sulawesi Utara, ada Makasar. Di Makasar ada gudang kita, satu gudang ada makanan, pakaian, sudah kita siapkan kalau ada pengungsi, kalau ada bencana alam atau bencana sosial,” tandasnya.*