Mengintip Agenda Jokowi yang Akan Kunjungi Pulau Rote

Mengintip Agenda Jokowi yang Akan Kunjungi Pulau Rote

Presiden Joko Widodo akan mengunjungi masyarakat di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur  pada tanggal 8 Januari mendatang. (Foto: Presiden Jokowi - ist)

KUPANG, dawainusa.com Presiden Joko Widodo akan mengunjungi masyarakat di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur  pada tanggal 8 Januari mendatang. Informasi tersebut disampaikan Gubernur NTT Frans Lebu Raya, di Kupang, Jumat (5/1).

“Kepastiannya sudah mencapai 80 persen, Bapak Presiden Joko Widodo akan berkunjung ke NTT dan nantinya ke Rote pada 8 Januari mendatang, kita berharap tidak ada situasi emergensi yang membuat kunjungannya dibatalkan,” kata Gubernur Lebu Raya, Jumat (5/1).

Kunjungan mantan Walikota Solo itu seharusnya terjadi pada 20 Desember tahun lalu pada puncak perayaan HUT NTT yang ke-59. Namun, rencana itu urung terjadi karena Jokowi dikabarkan ada agenda lain.

Baca juga: Irjen Pol Raja Erizman, Kapolda NTT yang Pernah Terseret Kasus Gayus

“Sejatinya bapak presiden datang pada 20 Desember lalu, namun karena agenda penting lain makanya baru terlaksana bulan ini,” terang Lebu Raya.

Ingin Lihat dari Dekat Kondisi Masyarakat

Menurut Lebu Raya, kunjungan presiden Jokowi ke wilayah tersebut untuk melihat dari dekat kehidupan masyarakat di sana. Seorang presiden, terang Lebu Raya, berkewajiban untuk mengunjungi rakyatnya.

“Program Jokowi dalam nawacita salah satunya membangun dari pinggir. Pulau Rote merupakan pulau paling luar dan pembangunannya masih terbelakang sehingga baik sekali untuk presiden melihat dari dekat kondisi masyarakat di sana,” ungkap Ketua DPD PDIP NTT tersebut.

Baca juga: Gegar Jabatan, PMKRI Maumere Desak Bupati Sikka Copot Kadis Lingkungan Hidup

Sementara informasi lain yang beredar mengatakan, Jokowi ke Pulau Rote Untuk membuka Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), di Rote (8/1).

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Bara JP Sihol Manulang, di Jakarta (4/1). Menurut Sihol, panitia Rakornas yang akan dihari 34 Dewan Pengurus Daerah (DPD) seluruh Indonesia sudah mengirim undangan ke Jokowi.

“Hari ini kami sudah kirimkan undangan. Insya Allah Presiden akan hadir,” ujar Sihol, sebagaimana dilansir kompas.com, Kamis (4/1).

Sihol mengatakan, Rote di pilih sebagai tempat Rakornas, agar sang presiden bisa bersua langsung dengan masyarakat di tempat yang sering digunakan para imigran dari Timur Tengah itu sebagai jembatan penyeberangan menuju Australia.

Hal lain disampaikan ketua panitia Rakornas Viktor Sirait. Menurutnya, kunjungan Jokowi ke Rote melengkapi pembangunan “Indonesia Sentris” dari Jokowi yakni Barat, Timur, Utara dan Selatan.

“Dengan mengunjungi Rote, empat arah sudah lengkap ya. Barat-timur-utara-selatan. Maka konsep pembangunan ‘Indonesia Sentris’ telah dimateraikan. Lengkap sudah,” ujarnya.

Ke NTT Untuk Resmikan Proyek

Kunjungan Jokowi ke NTT tidak hanya untuk melihat dari dekat masyarakat di Pulau Rote atau untuk membuka Rakornas Bara JP. Agenda resmi lain dengan kedatangan sang presiden yakni untuk meresmikan sejumlah proyek di wilayah itu.

Ada pun proyek yang akan diresmikan Jokowi, yakni Kantor Gubernur NTT, Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dengan Timor Leste yang ada di Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka.

Baca juga: Merasa Dimanfaatkan, Raja Larantuka Kritik Para Calon Kepala Daerah di NTT

Menurut Lebu Raya, sejumlah proyek yang berhasil dibangun selama rezim Jokowi itu menegaskan konsistensi sang presiden dengan janji masa kampanyenya yakni membangun dari pinggir.

Dirinya berharap, masyarakat NTT khususnya yang berkesempatan menjumpai langsung sang presiden menyambut sang presiden dengan antusias.

“Saya minta agar satu, dua hari ke depan ini kita persiapkan diri menyambut bapak Presiden di sini, mudah-mudahan ada koor yang bagus untuk menyambut kehadiran bapak Presiden,” kata gubernur dua periode itu.* (RSF)