Seorang Ibu dan Anak di NTT Tewas Disambar Petir

SUMBA BARAT, dawainusa.com – Seorang ibu dan anak di Desa Lingu Lango, Kecamatan Tanah Righu, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) dikabarkan meninggal dunia setelah disambar petir pada Selasa (11/12).

Dilansir dari Antara, informasi ini diperoleh dari seorang petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) Kecamatan Tanah Righu bernama Klaudius Pala.

Ia menjelaskan, kedua korban itu disambar petir sekitar pukul 15.00 WITA ketika mereka hendak mengangkat pakaian di tempat jemuran yang berada di halaman rumahnya. Dua korban itu masing-masing berinisial NTI (50) dan YB (35).

“Kedua korban terdiri dari ibu dan anak itu langsung meninggal di lokasi kejadian setelah disambar petir,” jelas Pala.

Baca juga: Viktor Laiskodat Dinilai Gagal Memimpin NTT

Selain dua korban itu, lanjut Klaudius Pala, satu ekor kambing yang diikat di sekitar tempat kejadian tersebut juga mati akibat tersambar petir.

“Memang saat itu cuaca sudah mulai mendung sehingga kedua korban ingin mengangkat pakaian yang sedang dijemur, namun ketika mereka sedang berada di halaman rumah, petir langsung menyambar mereka. Keduanya tewas seketika,” tutur Pala.

Sebelumnya, yakni pada Kamis (5/12) lalu, peristiwa tersambat petir ini juga menimpa sejumlah sapi milik warga di dusun lima Kolana, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT.

Jumlah sapi yang tersambar petir itu ada 14 ekor. Dari informasi terakhir, 13 di antara sapi tersebut mati seketika. Sementara 1 di antaranya selamat.

Korban ketika digotong oleh sejumlah warga dan keluarga
Korban ketika digotong oleh sejumlah warga dan keluarga – Foto: Antara

Warga Harus Waspada

Seperti diketahui, saat ini, wilayah NTT telah memasuki musim hujan. Karena itu, setiap warga diminta untuk selalu berhati-hati di saat hujan mulai turun.

Hal ini juga telah ditegaskan oleh Camat Kupang Barat, Yusak A Ulin ketika menanggapi tewasnya sejumlah sapi milik warganya, seperti telah disebutkan di atas.

Ulin mengatakan, ketika keluar rumah di saat hujan dan petir, setiap warga diharapkan untuk selalu waspada. Sebab, ia tidak ingin ada warga yang ditimpa kejadian serupa.

Baca juga: Sejumlah Sapi di NTT Tewas Tersambar Petir

“Bisa saja kejadian serupa akan menimpa warga setempat. Itu yang saya kuatirkan. Karena itu, saya minta warga untuk hati-hati keluar rumah jika sedang terjadi hujan disertai halilintar,” ujar Ulin.

Selain itu, Ulin juga menghimbau agar pada saat hujan tiba, warga diharapkan untuk tidak boleh berteduh di bawah pepohonan. Sebab, hal itu sangat potensial akan adanya bahaya tersambar petir.

Sejumlah Sapi di NTT Tewas Tersambar Petir
Sejumlah sapi yang tewas tersambar petir – Foto: Antara

Untuk diketahui, selain bencana petir yang menyambar 14 ekor sapi di dusun lima Kolana itu, pada saat yang sama, ada satu unit rumah di desa tersebut yang ambruk rata tanah akibat angin Puting Beliung yang melanda wilayah desa.

“Juga ada angin puting beliung. Satu rumah yang sedang dibangun ambruk. Bersyukur tak ada korban jiwa,” ujar Ulin saat itu.*

Terkini

Ibu di NTT yang Bunuh Anak Kandung Lantaran Pipis di Kasur Ditetapkan sebagai Tersangka

KUPANG, Dawainusa.com - Seorang ibu rumah tangga di Kota Kupang, NTT bernama Adriana Lulu Djami alias Ina (33) yang...

Hanya Karena Buang Air Kecil di Kasur, Ibu di NTT Ini Bunuh Anak Kandungnya

KUPANG, Dawainusa.com - Seorang ibu rumah tangga di Kota Kupang, NTT yang diketahui bernama Adriana Lulu Djami (33) membunuh...

Vanessa Angel Pamer Foto Mesra dengan Suami, Begini Komentar Sang Ayah

JAKARTA, Dawainusa.com - Misteri tentang identitas suami Vanessa Angel akhirnya terjawab melalui postingan di akun Instagram pribadinya bernama @vanessaangelofficial. Lewat...

Merasa ‘Dibentak’ oleh Gadis asal NTT, Begini Reaksi Jokowi

JAKARTA, Dawainusa.com - Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. Joko Widodo (Jokowi) merasa 'dibentak' oleh seorang gadis asal Nusa Tenggara...

14 Ekor Domba Milik Warga di NTT Disambar Petir

KUPANG, Dawainusa.com - Sebanyak 14 ekor domba milik peternak di Desa Sangga Ndolu, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote...