Sempat Viral Karena Pesta Miras, 3 Pol PP di NTT Positif Covid-19
Ilustrasi - ist

ENDE, dawainusa.com – Tiga dari 28 anggota Satuan Polisi Satpol PP di Kabupaten Ende, NTT yang sebelumnya melakukan pesta miras dinyatakan positif Covid-19.

Berdasarkan keterangan dari Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satpol PP Ende Eman Taji, sebelumnya, tiga orang tersebut menjalani hukuman kurungan sel di kantor Satpol PP Ende.

Baca juga: Dirut BPOLBF Sebut Pulau Padar Kembali Dibuka untuk Wisatawan

Pada saat menjalani hukuman itu, ketiganya mengalami gejala yang mengindikasikan bahwa mereka terpapar Covid-19.

“Mereka diperiksa dua hari lalu, karena gejala pilek, demam, dan batuk-batuk. Setelah di-swab oleh petugas kesehatan, tiga dari mereka terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkap Taji, Selasa (20/7).

“Tiga orang yang positif Covid-19 pulang ke rumah untuk menjalani karantina mandiri,” lanjut dia.

Anggota Satpol PP Dihukum Karena Gelar Pesta Miras

Adapun tiga anggota Satpol PP tersebut dihukum karena sebelumnya menggelar pesta miras bersama 25 orang rekannya yang lain.

Aksi pesta miras ini sendiri sempat viral dan menghebohkan publik di jagat media sosial. Sebab, hal itu digelar di tengah situasi dunia sedang berperang melawan Covid-19.

Terkait dengan aksi pesta miras tersebut, 28 orang anggota Satpol PP tersebut sudah diberikan sanksi.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Daftar Daerah Zona Merah Covid-19 di Indonesia

“Terhadap mereka yang ikut dalam acara, saya sudah memberikan pembinaan disiplin dengan sanksi,” ujar Taji, Minggu (19/7).

Taji mengungkapkan, dari 28 orang anggota Satpol PP yang menggelar pesta miras tersebut, 21 orang di antaranya mendapatkan sanksi pembinaan fisik selama tiga hari.

Kemudian 3 orang lainnya dirumahkan. Sementara 4 orang lainnya, terhitung dengan 3 orang yang sudah dinyatakan positif Covid-19 ditahan selama 14 hari.*