Sejumlah Kritikan Prabowo yang Langsung Dijawab Jokowi

Sejumlah Kritikan Prabowo yang Langsung Dijawab Jokowi

JAKARTA, dawainusa.com Perang kritik dalam sebuah kontestasi politik bukan barang baru. Biasanya, ia hadir beriringan dengan hasrat merebut kekuasaan sambil menekuk psikologi lawan politik. Kita menangkap hal itu dalam dinamika politik pilpres kali ini.

Salah satu kandidat yang gencar melontarkan kritikan ke kubu petahana adalah Cawapres Prabowo Subianto. Dalam beberapa kesempatan, Ketua Umum Gerindra ini tak pernah alpa menyoroti kebijakan Presiden Jokowi.

Sejumlah kritikan yang dilayangkan mantan Danjen Kopassus itu tak semuanya diterima dengan kepala dingin oleh poros oposisi. Tak jarang kritikan Prabowo membuat Jokowi serta orang sekelilingnya gerah.

Baca juga: Waketum PAN Ditetapkan sebagai Tersangka oleh KPK

Dawainusa mencatat, ada sejumlah kritikan Prabowo yang langsung direspon Jokowi. Berikut penjelasannya:

Jokowi dan Prabowo

Jokowi dan Prabowo – ist

1. Tanggapi soal utang negara

Salah satu kritikan yang sering dilayangkan Prabowo Subianto adalah soal utang negara yang semakin besar. Prabowo mengatakan, Indonesia adalah negara yang kaya. Namun, mirisnya pemerintah seperti dijajah oleh utang karena hampir semua potensinya dikuasai oleh asing.

Jokowi & Prabowo

Jokowi & Prabowo – ist

Kritikan masalah utang itu ditanggapi Jokowi. Menurut Jokowi, utang itu bukan hanya era sekarang saja melainkan sudah ada dari pemerintah sebelumnya.

“Isu utang, saya dilantik itu utangnya sudah Rp 2.700 triliun, ya saya ngomong apa adanya. Bunganya setiap tahun Rp 250 triliun. Kalau empat tahun sudah tambah seribu. Ngerti ndak ini? Supaya ngerti, jangan dipikir saya utang segede itu, enak aja,” kata Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

2. Jawaban Jokowi tentang Indonesia 2030 bubar

Selain menyentil soal utang, Prabowo Subianto juga pernah menyinggung soal Indonesia bubar 2030. Menanggapi hal itu, Jokowi mengatakan, setiap orang harusnya menatap masa depan dengan rasa optimisme bukan sebaliknya.

Jokowi dan Prabowo

Jokowi dan Prabowo – ist

Jokowi mengingatkan, sesulit apa pun kondisi yang dihadapi Indonesia, para tokoh harus memberikan harapan lebih baik kepada generasinya.

“Kita memandang ke depan itu juga memberikan sebuah harapan lebih baik kepada anak-anak muda kita, kepada rakyat kita. Sesulit apapun tantangan yang ada, sesulit apa pun hambatan yang ada harus ada rasa optimisme, rasa harapan lebih baik,” ujar Jokowi.

3. Tanggapan Jokowi soal pembubaran #2019GantiPresiden

Beberapa waktu lalu, polisi membubarkan deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya untuk menghindari hal tak diinginkan. Prabowo Subianto menilai pembubaran ini merupakan bentuk persekusi. Padahal menurutnya aksi itu sebagai ekspresi berpendapat yang dijamin konstitusi.

Jokowi dan Prabowo

Jokowi dan Prabowo – ist

Di kesempatan berbeda, Presiden Jokowi mengatakan jika pembubaran itu merupakan tugas polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban sosial. Dia menegaskan kebebasan berkumpul dan berpendapat di negara demokrasi ada aturan aturannya.

“Nanti kalau misalnya polisi ngga melakukan apa-apa kalau kemudian terjadi benturan yang disalahkan siapa? Polisi lagi,” kata Jokowi.

4. Jokowi jawab kritik Prabowo soal presidential threshold

Beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto mengkritik soal Undang-Undang Pemilu yang disahkan DPR pada 20 Juli 2017 lalu. Kritik itu ditujukan terhadap ketentuan ambang batas pemilihan presiden atau presidential threshold. Menurut Prabowo presidential threshold merupakan lelucon untuk membodohi rakyat.

Jokowi dan Prabowo

Jokowi dan Prabowo – ist

Menanggapi kritikan itu, Jokowi menuturkan bila presidential threshold diperlukan untuk melahirkan presiden yang berkualitas dan mempunyai dukungan mayoritas parlemen.

“Coba bayangkan, saya ingin berikan contoh, kalau 0 persen, kemudian satu partai mencalonkan, kemudian menang, coba bayangkan nanti di DPR, di parlemen,” kata Jokowi.*