Sejumlah Kabar Hoaks yang Menyesatkan dalam Minggu Ini

Sejumlah Kabar Hoaks yang Menyesatkan dalam Minggu Ini

JAKARTA, dawainusa.com Peredaran kabar bohong (hoaks) rupanya sulit dibendung. Kabar yang menyesatkan  itu terus bermunculan, apalagi di tengah situasi politik yang cukup memanas jelang pilpres.

Pada pekan ini pun sejumlah informasi hoaks menyebar, mulai dari isu mega tsunami di Lombok hingga Sri Mulyani bagi-bagi Rp1 Milyar.

Baca juga: Rocky Gerung Ditolak, Haruskah Aparat Tunduk Pada Kegenitan Ormas?

Berikut ini kabar hoaks yang menyebar di media sosial pada seminggu terakhir ini:

Kabar Hoaks Minggu Ini

Lombok Akan Kena Mega Tsunami

Sebuah akun Twitter, @DetektifUpin, mengunggah status yang menyebutkan bahwa bahwa ada ilmuwan dan ahli klimatologi dan Vulkanologi dari India yang memperhatikan dasar laut Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Lombok Akan Kena Mega Tsunami

(Hoaks) Lombok Akan Kena Mega Tsunami (Foto: Twetter)

Menurut akun tersebut, tanah di dasar laut Mandalika telah terbelah cukup besar hingga ribuan meter ke arah Pulau Jawa akan menimbulkan gempa bumi dengan berkekuatan 8,0 SR yang dapat menyebabkan mega tsunami.

Status ini telah dibagi ulang lebih dari 300 kali, dan mendapatkan respons dari netizen dengan beragam komentar. Penjelasan selanjutnya baca di sini.

Rp1 Miliar dari Sri Mulyani untuk Pembenci Jokowi

Di media sosial dan grup-grup percakapan Whatsapp beredar tangkapan layar bergambar Sri Mulyani dan pernyataan yang menyebutkan bahwa ia akan memberikan uang Rp1 miliar bagi mereka yang disebut sebagai pembenci Jokowi jika bisa menyebutkan satu kesalahannya.

Rp1 Miliar dari Sri Mulyani untuk Pembenci Jokowi

(Hoaks) Rp1 Miliar dari Sri Mulyani untuk Pembenci Jokowi

Hasil penelusuran Kompas.com, isu tersebut sudah ramai disebarkan melalui Twitter sejak Mei 2017. Terdapat link Facebook yang menjadi rujukan, akan tetapi link tersebut saat ini tidak dapat diakses. Penjelasan selanjutnya baca di sini.

Daging Kambing Bikin Darah Tinggi

Hingga saat ini masyarakat masih banyak yang memercayai mitos dalam kehidupannya, termasuk mitos tentang makanan.

Daging Kambing Bikin Darah Tinggi

(Hoaks) Daging Kambing Bikin Darah Tinggi

Sebagai contoh, banyak masyarakat yang enggan memakan daging kambing karena dianggap dapat meningkatkan kolesterol dan memicu darah tinggi. Padahal kenyataannya tidak demikian. Penjelasan selanjutnya baca di sini.

Beredar Daftar Tim Pemenangan Prabowo

Beredar potongan gambar yang menampilkan daftar 107 nama tim juru kampanye nasional, seperti nama Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua PAN Zulkifli Hasan, termasuk nama UAS.

Ustaz kondang itu dengan tegas membantah bahwa dirinya masuk ke dalam tim pemenangan Prabowo-Sandiaga.

Beredar Daftar Tim Pemenangan Prabow

(Hoaks) Beredar Daftar Tim Pemenangan Prabow

Kepolisian Daerah Jawa Timur membantah bahwa aparatnya mencari dan akan menyelidiki pengunggah video pawai budaya siswa Taman Kanak-kanak di Kota Probolinggo yang menampilkan kostum bercadar serta mendekap replika senjata laras panjang.

Pawai itu menjadi polemik karena menampilkan simbol kekerasan dan radikalisme. Penjelasan selanjutnya baca di sini.

Broadcast Adanya Gempa pada Minggu Tanggal 26

Kiriman di media sosial terkait deretan bencana alam yang terjadi pada tanggal 26 dan hari Minggu membuat publik resah.

Broadcast Adanya Gempa pada Minggu Tanggal 26

(Hoaks) Broadcast Adanya Gempa pada Minggu Tanggal 26

Pasalnya, bencana alam seperti tsunami Aceh yang terjadi pada Minggu, 26 Desember 2004 dan erupsi gunung Merapi pada Minggu, 26 Oktober 2010 dikait-kaitnya dengan bencana gempa bumi di Lombok. Selanjutnya baca di sini.

Pengunggah Video Pawai TK Bercadar Diburu

Kepolisian Daerah Jawa Timur membantah bahwa aparatnya mencari dan akan menyelidiki pengunggah video pawai budaya siswa Taman Kanak-kanak di Kota Probolinggo.

Pengunggah Video Pawai TK Bercadar Diburu

(Hoaks) Pengunggah Video Pawai TK Bercadar Diburu

Pawai yang menampilkan kostum bercadar serta mendekap replika senjata laras panjang itu menjadi polemik karena menampilkan simbol kekerasan dan radikalisme. Penjelasan selanjutnya baca di sini.*