Sejumlah Fakta tentang Foto Syur Ketum PSI Grace Natalie

Sejumlah Fakta tentang Foto Syur Ketum PSI Grace Natalie

JAKARTA, dawainusa.com Sebuah foto syur yang diduga Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie beredar di facebook. Foto tersebut awalnya diunggah oleh akun facebook bernama Srikandi Rahayu Ningsih pada Rabu 13 November 2018 lalu sekitar pukul 12.03 WIB.

Selain mengunggah foto Grace, akun tersebut juga menuliskan caption,“Pantaskah ketua umum Partai solidaritas Indonesia (PSI). Berselfy layaknya pel***r? Ngeri bila Negri kita punya wakil rakyat seperti dia..Satu kata Tenggelamkan partai PSI”.

Foto yang diunggah tersebut telah dibagikan sebanyak 2.979 kali dan mendapat 188 komentar warganet. Foto syur yang diduga Grace itu ternyata hasil manipulasi. Hal ini juga telah dijelaskan oleh akun facebook bernama Aribowo Sasmito di grup facebook Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax.

Akun Aribowo Sasmito menjelaskan bahwa foto tersebut adalah hasil suntingan. “Foto yang digunakan oleh post SUMBER adalah foto hasil suntingan dari foto Akari Asahina, aktris Jepang,” tulis Aribowo Sasmito.

Ternyata foto tersebut merupakan penggabungan dari foto-foto lainnya yang beredar di dunia maya. Dari unggahan Aribowo, disebutkan bahwa foto wajah Grace didapat dari situs kaskus.co.id. Sementara, foto tubuh wanita didapat dari situs yang sama. Kemudian disunting lewat situs imagebam.com.

Sementara, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Sekjennya Raja Juli Antoni menyebut bahwa foto tersebut merupakan bentuk fitnah terhadap Grace dan partainya. PSI, kata dia, akan melaporkan hal tersebut ke kepolisian.

“Itu fitnah dari orang yang tidak bisa berargumentasi mempergunakan akal sehat. Kami akan lapor ke Polda,” kata Antoni saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Rabu (14/11).

Sejumlah Fakta tentang Foto Syur Ketum PSI Grace Natalie

Foto Syur Grace Natalie – detik.com

Polda Metro Jaya Terima Laporan PSI

Polda Metro Jaya telah menerima laporan dari PSI tentang penyebaran foto syur hoaks tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait laporan ini. Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi.

“Laporan yang sudah kami terima akan kita proses sebagaimana yang berlaku. Nanti kita akan panggil saksi-saksi untuk mengetahui bagaimana kronologi dari peristiwa ini,” ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (14/11).

Sebelumnya kuasa hukum Grace, Muannas Alaidid, mengatakan, ada enam akun yang dilaporkan ke polisi. Enam akun tersebut yakni Srikandi Rahayu Ninhsih, Rudy Hari Saputra, Ira Adriana, Naadirah Nasution, Topan Pratama, dan Achysaputra.

“Jadi kita laporakan ada enam akun dengan rincian lima akun twitter dan satu akun instagram,” kata Muannas Alaidid.

Laporan PSI itu tertuang dalam nomor laporan TBL/6220/XI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 14 November 2018. Dalam laporan itu para terlapor diduga melanggar Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 dan atau Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 A ayat 2 dan atau Pasal 35 Jo tahun 2016 tentang ITE dan pencemaran nama baik.

Muannas berharap polisi dapat langsung mengusut kasus ini. Sebab jika tidak dilakukan pengusutan, dikhawatirkan akan semakin banyak masyarakat yang percaya dengan foto hoaks itu.*

COMMENTS