Satu-Satunya di Indonesia, Kantor Desa Termegah Mirip Istana Negara

Satu-Satunya di Indonesia, Kantor Desa Termegah Mirip Istana Negara

Kantor Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur merupakan satu-satunya kantor desa termegah di Indonesia. (Foto: Kantor Desa Kemuningsari Kidul - ist)

JEMBER, dawainusa.com Kantor Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur merupakan satu-satunya kantor desa termegah di Indonesia. Tak hanya itu, desain bangunan kantor desa ini terbilang cukup unik.

Tak seperti kantor desa pada umumnya, struktur bangunan Kantor Desa Kemuningsari sangat mirip dengan istana negara. Warna putih gading mendominasi bangunan ini, lengkap dengan lambang burung garuda pancasila di tengahnya. Kantor desa ini terletak di sekitar area persawahan.

Banyak akun-akun media sosial yang memposting foto kantor desa unik tersebut hingga akhirnya viral. Salah satunya adalah akun Instagram @explorerjember.

Mirip apa hayo?

Letak bangunan ini Di tengah ladang persawahan.. Balai desa Kemuning Kidul

Jenggawah Jember, Jatim,” tulis keterangan dalam akun tersebut.

Rupanya bentuk bangunannya yang tak biasa ini telah menarik perhatian banyak orang untuk berkunjung. Dilansir dari Kompas.com, Senin (23/7), hampir setiap hari kantor desa termegah ini tak pernah sepi dari kunjungan warga. Para pengunjung mengaku penasaran setelah melihat potret kantor desa dari akun media sosial.

Baca juga: Demokrat Jatim Merapat ke Jokowi, PDI Perjuangan Terkejut

Erwin, salah satu pengunjung, mengaku takjub dengan bangunan kantor desa tersebut. “Saya tahunya di Instagram dan Facebook, lalu penasaran dan langsung ke sini.Ternyata mirip sekali dengan istana negara. Jadi enggak usah jauh-jauh datang ke Jakarta kalau hanya ingin foto di depan istana negara, sebab di sini ada,” katanya.

Proses Pembangunan Kantor Desa Termegah

Kepala Desa Kemuningsari Kidul, Sujarwo Adiyono menjelaskan, tahun 2013 lalu dirinya terpilih sebagai kepala desa. Saat itulah muncul aspirasi dari warga untuk membangun kantor desa baru yang lebih representatif.

“Akhirnya tahun 2014 lalu, saya bersama BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda di sini, berembuk dan sepakat untuk membangun kantor desa yang baru,” ungkap Sujarwo beberapa waktu lalu.

Baca juga: Deretan Nama Pendukung Jokowi yang Mengisi Kursi BUMN

Butuh waktu sekitar 4 tahun untuk membangun Kantor Desa Kemuningsari Kidul agar bentuknya benar-benar mirip istana negara. Selama empat tahun itu, pihak pemerintah desa menggelontorkan dana yang tidak sedikit, yakni sekitar Rp 1,8 miliar.

“Dana itu bersumber dari sisa belanja alokasi dana desa, dari pendapatan desa, bagi hasil pajak, dan
swadaya masyarakat,” terang Sujarwo. Masih menurut Sujarwo, bangunan kantor desa tersebut sebenarnya baru rampung 75 persen.

Sebab, di sisi kanan dan kiri bangunan akan dibuat seperti gerbang sehingga mobil bisa memutar. Bukan itu saja, Sujarwo juga berencana membangun tempat berkumpul para warga lengkap dengan warung dan taman bermain anak.

“Agar pengunjung yang datang ke sini betah, makanya kita akan bangun taman bermain dan warung makan di sekitar kantor desa,” katanya.*