Sandiaga Uno Sebut Indonesia Layak Jadi Lokasi Syuting Film Internasional
Foto Instagram/@sandiuno

Dawainusa.com – Indonesia memiliki kekayaan alam dan budaya yang selalu mejadi obyek yang dikunjungi para wisatawan asing.

Dengan potensi yang kaya itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bahkan menyebut bahwa Indonesia layak menjadi lokasi syuting film internasional.

Hal itu diungkapkan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno sebagaimana dikutip dari RRI.co.id, Kamis (29/4/2021).

Baca jugaKasus Covid-19 di India Tembus 18 Juta

Kata Sandiaga Uno Tentang Potensi Indonesia

Tidak dapat dipungkiri, Indonesia memang menjadi salah satu negara di dunia yang memiliki kekayaan potensi sumber daya alam yang menakjubkan.

Di dunia pariwisata, Indonesia memiliki aneka tempat wisata yang menarik dan unik untuk dikunjungi.

Melihat potensi di dunia pariwisata yang sangat spektakuler dan menakjubkan, Sandiaga Uno pun angkat bicara terkait lokasi syuting internasional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong destinasi wisata di Indonesia yang kaya akan budaya dan kekuatan alam sebagai lokasi syuting internasional.

Ia mengungkapkan pihaknya tengah kembali mengingatkan masyarakat dunia akan destinasi-destinasi wisata yang ada di Tanah Air ke kancah internasional.

Sandiaga Uno menjelaskan secara khusus di lima destinasi super prioritas.

“Di Borobudur misalnya, ada banyak desa wisata yang sangat menarik untuk dijadikan lokasi syuting. Seperti di ‘Nepal Van Java’ atau Dusun Butuh, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang di Jawa Tengah,” kata Sandiaga dalam keterangan yang diterima RRI, Kamis (29/4/2021).

Sandiaga Uno
Foto Instagram/@sandiuno

Baca jugaKapolri Tawarkan Anak Prajurit Korban KRI Nanggala 402 Jadi Polisi

Menurutnya, Dusun Kaliangkrik memiliki pemandangan yang sangat indah.

Sehingga cocok dijadikan sebagai lokasi syuting film-film karya sineas internasional.

Sebelumnya sudah ada beberapa film internasional yang menjadikan Indonesia sebagai lokasi syuting. Salah satunya “Eat, Pray, Love”, film produksi tahun 2010 yang dibintangi Julia Roberts.

Film itu mengambil lokasi syuting di beberapa lokasi di Bali. Yakni monkey forest, teras sawah Tegalalang, Pantai Padang-Padang dan lainnya. Film tersebut terbukti menjadi sarana promosi yang efektif bagi pariwisata Bali.

Selain itu, ia menuturkan promosi ini dilakukan dengan tujuan mendongkrak sektor ekonomi kreatif nasional, membangkitkan semangat untuk memulihkan perekonomian nasional dan mempromosikan pariwisata Tanah Air.

“Film banyak menciptakan lapangan kerja,” pungkasnya.*