Dawainusa.com – Aksi rombongan Gubernur NTT Viktor Laiskodat memukuli seorang pria di jalan raya yang terekam dalam sebuah video viral di media sosial.

Dilansir dari Kompas.com, Jumat (11/12/2020), aksi pemukulan tersebut terjadi di jalan raya di Jakarta.

Dalam rekaman video singkat itu, tampak beberapa pengawal gubernur memukuli seorang pria.

Baca jugaBerdasarkan Hitungan Cepat, PDI Perjuangan Menangkan 4 Pilkada di Sumbar

Kronologi Rombongan Gubernur NTT Pukul Pengendara

Viralnya video rombongan Gubernur NTT Viktor Laiskodat memukuli dan menendang seorang pria di jalan raya di Jakarta mengundang perhatian pengguna media sosial.

Ada pun dalam kejadian tersebut, beberapa pengawal gubernur dalam video yang beredar tampak memukuli seorang pria.

Dalam video itu tampak Viktor Laiskodat juga berada di lokasi dengan mengenakan kemeja putih.

Orang nomor satu NTT itu tampak berada di jalan dan masuk ke mobilnya.

Terkait viralnya video tersebut, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu pun angkat bicara.

Marius Ardu Jelamu menuturkan, peristiwa itu terjadi pada 4 Desember 2020 di Jakarta Selatan ketika rombongan Gubernur NTT hendak makan di Senayan.

Marius menjelaskan bahwa Viktor Laiskodat berada di Jakarta dalam urusan dinas.

Ia menuturkan, dalam perjalanan, sekelompok anak muda yang mengendarai sebuah mobil memepet mobil yang ditumpangi Viktor.

Gubernur Viktor Laiskodat disebut turun dari mobil dan menasihati mereka.

“Lalu Pak Gubernur jalan terus. Kemudian salah satu ajudan Pak Gubernur membina anak-anak itu, sehingga mereka pergi lapor ke kepolisian terdekat,” ujar Marius kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (10/12/2020).

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat
Foto tangkap layar rekaman Kamera saat Gubernur NTT turun dari sebuah mobil di Jalan Sudirman, Jakarta/YouTube TV One News

Baca jugaSoal Kasus Kerumunan di Petamburan, Polisi Tetapkan Rizieq Shihab Sebagai Tersangka

Lebih lanjut Marius menyebutkan, satu dari beberapa anak muda yang berada dalam mobil itu mengenal Gubernur NTT, sehingga sempat meminta maaf.

“Intinya kasus itu sudah diselesaikan dengan damai dan Pak Gubernur sempat menasihati mereka untuk jangan ngebut di jalan dan minum minuman keras,” kata Marius.

Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Yogen Heroes Baruno, saat dikonfimasi, membenarkan peristiwa pemukulan oleh anggota rombongan Gubernur NTT itu.

“Hanya kesalahpahaman saja. Sudah didamaikan,” ujar Yogen saat dikonfirmasi, Kamis pagi dikutip dari Kompas.com.*