Soal Ratusan Warga Negara India Masuk Indonesia, Ini Kata Melki Lakalena
Melki Laka Lena/Ist

Dawainusa.com – Ratusan Warga Negara India yang baru tiba di Indonesia di tengah pandemi Covid-19 saat ini mengundang perhatian publik.

Dilansir dari RRI.co.id, Jumat (23/4/2021), Menyikapi kehadiran WN India itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena angkat bicara.

Laka Lena meminta pihak Direktorat Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes melakukan isolasi Warga Negara India itu.

Baca jugaViral Kisah Ibu dan Anak yang Dikira Kakak-Adik

Minta Ratusan Warga Negara India Diisolasi

Di tengah krisis karena merebaknya pandemi Covid-19 saat ini, Indonesia justru didatangi ratusan Warga Negara India.

Dalam pernyataannya, Melki Laka Lena berpandangan, isolasi ratusan WN India sebaiknya ditempatkan di pulau tersendiri.

“Seperti tenaga kerja indonesia di kapal asing diisolasi di kepualauan seribu atau dulu di Natuna,” kata Laka Lena Jumat (23/4/2021).

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa baik warga negara India yang datang maupun petugas perlu dikarantina di tempat yang sama sampai dua atau tiga minggu.

“Lebih baik buat mereka dan buat petugas kita sehingga setelah melewati masa karantina dua sampai tiga minggu dan dinyatakan sehat baru aktivitas normal di tanah air,” kata Lena.

Warga Negara India
Foto Ilustrasi Warga Negara India/Ist

Baca jugaBegini Kronologi Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang Kontak

Lanjut politikus Partai Golkar itu mengatakan, pemerintah harus mengantisipasi akses masuk kedatangan warga asing yang ingin masuk ke luar negeri.

Sebab, keberhasilan menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia harus terus dipertahankan.

“Kita jangan sampai lalai dan bisa bahayakan keberhasilan penanganan covid di tanah air,” tandasnya.

Diketahui sejumlah 127 warga negara India masuk ke Indonesia melalui bandara udara Soekarno-Hatta, Rabu (21/4/2021) petang.

Mereka datang dengan menumpang pesawat carter bersama 5 penumpang lain yang merupakan warga negara Indonesia.

Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI dr Benget Saragih, M.Epid mengatakan, 127 warga India yang masuk ke Tanah Air itu terdiri dari berbagai usia dan jenis kelamin dengan berbagai lokasi tujuan di Indonesia.

“Tidak hanya usia pekerja, ibu-ibu dan anak-anak juga ada,” ujar Benget saat dihubungi awak media, Kamis (22/4/2021).*