Tak Terima Dipecat, Pria Ini Nekat Tembak Mantan Bosnya
Gambar Iustrasi/Ist

Dawainusa.com – Seorang pria di Jakarta Utara nekat tembak mantan bosnya lantaran tidak terima dirinya dipecat.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Keramat Jaya, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (28/4/2021) malam.

Pria yang diketahui berinisial EJU itu nekat menghabisi nyawa mantan bosnya dengan senjata rakitan.

Baca jugaPanitia Besar Jamin PON Papua Bebas dari Ancaman KKB

Nekat Tembak Mantan Bosnya

Diketahui, EJU (33) nekat tembak mantan bosnya lantaran dirinya nekat dirinya dipecat.

Dilansir dari RRI.co.id, beruntung, peluru yang ditembakan tersangka meleset dari sasaran.

Sehingga mantan bosnya yang diketahui berinisial DB (46) selamat dari maut.

Kapolsek Cilincing, Kompol Eko Setio BW pun membenarkan terkait dengan aksi nekat sang pria.

Dalam keterangannya, Eko Setio BW mengatakan, kejadian pria tembak mantan bosnya bermula saat korban sedang berkendara sekira pukul 23.00 WIB.

Setiba di kawasan perempatan Kesemek, mobil bernomor plat B 1421 UIQ warna abu-abu yang ditunggangi korban, dipepet motor tersangka dari samping sebelah kanan.

Tembak Mantan Bos
Foto/Ist

Baca jugaKKB Disebut Teroris, Gubernur Papua Angkat Bicara

Setelah itu tersangka mengeluarkan pistol rakitan dan langsung meletupkan tembakan ke arah korban.

Tembakan sang pelaku pun meleset hingga mengenai kaca pintu sebelah kanan.

“Tetapi tembakannya meleset mengenai kaca pintu sebelah kanan bagian depan sampai tembus ke bagian kaca depan bagian kiri,” kata Eko, saat dihubungi, Jumat (30/4/2021).

Setelah melakukan tembakan ke arah mobil sang mantan bos, tersangka langsung tancap gas motor matiknya untuk meninggalkan lokasi.

Selamat dari maut, korban yang syok atas kejadian tersebut, langsung pulang ke rumahnya di Semper Barat.

Setelah menenangkan diri, sekira pukul 03.00 WIB dini hari, korban mendatangi Polsek Cilincing untuk melaporkan percobaan pembunuhan yang dialaminya.

“Setelah menerima laporan, anggota buser langsung melakukan pengejaran. Pada pukul 04.00 pagi, si tersangka dapat diringkus di wilayah Kapuk Muara, Penjaringan,” terang Eko.

Dari tangan tersangka, Polisi turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit senjata api rakitan berikut amunisinya, dan 1 unit sepeda motor matik berplat nomor B 3870 UMW warna hitam.

Saat ini, tersangka sudah mendekam di tahanan Polsek Cilincing untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka dijerat Pasal 406 KUHP Junto Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.*