Presiden Jokowi Resmi Lantik Indriyanto Dewas KPK
Foto Instagram/@jokowi

Dawainusa.com – Setelah ramai kabar tentang reshuffle kabinet, Presiden Joko Widodo alias Jokowi resmi melantik Indriyanto Seno Adjie menjadi Dewas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelantikan Indriyanto Seno Adjie sebagai Dewas KPK berlangsung di Istana Negara pada, Rabu (28/04/21).

Tidak hanya itu, Jokowi juga resmi melantik ketiga pejabat negara lainnya.

Baca juga: Jadwal Pencairan THR PNS Pusat-Daerah 2021

Indriyanto Ucapkan Sumpah

Dilansir dari RRI.co.id, Indriyanto mengucap sumpah dengan disaksikan langsung Presiden Joko Widodo.

“Demi Allah saya bersumpah, dengan sungguh-sungguh bahwa saya untuk melaksanakan tugas ini langsung atau tidak langsung, dengan menggunakan nama atau apapun juga, tidak memberikan atau menjanjikan sesuatu apapun, kepada siapapun juga,” ucap Indriyanto dalam sumpahnya.

Beberapa saat sebelumnya, Presiden Jokowi juga telah melantik Mendikbudristek dan Menteri Investasi di Istana Negara.

Indriyanto ditunjuk sebagai anggota Dewas KPK menggantikan Artidjo Alkostar yang tutup usia pada akhir Februari 2021 lalu.

Bagi Indriyanto, KPK sangat familiar. Hal itu lantaran pada 18 Februari 2015, ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi salah satu Plt pimpinan KPK bersama Taufiequrachman Ruki dan Johan Budi.

Presiden Jokowi
Foto Instagram/@jokowi

Baca juga: Menag Sebut Tak Ada Dispensasi Mudik untuk Santri

Rombak Kabinet

Di tengah kabar tentang reshuffle Kabinet yang menjadi sorotan publik selama ini, Presiden  Jokowi resmi melakukan perombakan kabinet.

Perombakan kabinet tersebut terjadi dengan melantik dua menteri dan dua orang pejabat negara di Istana Negara.

Prosesi pelantikan ditayangkan langsung melalui akun YouTube milik Sekretariat Presiden.

Adapun keempat orang pejabat negara yang akan dilantik adalah:

1. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia

2. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim

3. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko

4. Dewan Pengawas KPK Indriyanto Seno Adjie

Seperti diketahui, Rapat Paripurna DPR pada 9 April 2021 menyetujui pembentukan kementerian baru, yaitu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan Kementerian Investasi.

Pembentukan dua kementerian itu sesuai dengan hasil keputusan Badan Musyawarah (Bamus) yang membahas Surat Presiden Jokowi Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian pada 8 April 2021.

Persetujuan DPR tersebut sesuai dengan ketentuan pada UU Nomor 39 Tahun 2019 tentang Kementerian Negara yang mengatur bahwa pengubahan sebagai akibat pemisahan atau penggabungan kementerian dilakukan dengan pertimbangan DPR.*