Prabowo Subianto Ungkap Strategi Lengserkan Ahok

Prabowo Subianto Ungkap Strategi Lengserkan Ahok

JAKARTA, dawainusa.com Ketua umum partai Gerindra, Prabowo Subianto mengungkap strategi melengserkan mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat pemilihan gubernur DKI 2017 kemarin.

Menurut Prabowo, strategi itu disampaikan  langsung oleh ketua umum partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan. “Beliau sampaikan bagaimana merancang strategi menurunkan Ahok,” kata Prabowo saat menghadiri acara workshop nasional PAN di Hotel Grand Paragon, Jakarta Barat, Minggu (16/9).

Namun meski begitu, Prabowo tak menjabarkan secara rinci maksud melengserkan Ahok itu. Prabowo lantas meneruskan kalimatnya yang menyinggung strategi penurunan Ahok. Kata dia barang tentu Zulkifli suda lupa. Namun ia mengingat baik. Strategi itu telah dirembuk di rumah dinas Zulkifli.

Baca juga: Bentak Anggota DPRD, Viktor Laiskodat Dinilai Rendahkan Martabat DPR

“Tokoh-tokoh turun ke RT. Habis itu kita kembali ke DPP langsung kita instruksikan turun ke RT. Enggak usah rapat besar karena kita termasuk enggak punya duit waktu itu,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, strategi itu minim dana karena partai mereka tidak memiliki duit dengan nominal yang besar. Dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta pada 2007 lalu, Ahok yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat kalah.

Ahok kemudian dihadapkan pada kasus penodaan agama. Ia divonis bersalah dan menjalani hukuman dua tahun penjara. Meski demikian dalam kondisi yang sama Prabowo meminta kader PAN optimis dan tak berkecil hati. “Jangan gentar kalau kita memang tak punya uang. Kita punya rakyat,” katanya.

Pernyataan Prabowo Sebatas Pujian

Menanggapi pernyataan Prabowo terkait pelengseran Ahok, Zulkifli Hasan mengatakan itu hanya sekedar pujian terhadap dirinya sebagai tuan rumah dari pertemuan antara kaderPAN dengan Prabowo Subianto.

“Itu namanya memuji saja, kok tanggapi serius,” ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarat, Senin (17/9).

Zulkifli juga enggan menjelaskan strategi apa yang dirancangnya saat itu untuk menghentikan langkah Ahok sebagai petahana. Zulkifli juga tak menjawab saat ditanya apakah strategi tersebut akan ia terapkan juga pada Pilpres 2019 mendatang.

Baca juga: Amien Rais: Hamba Allah Itu Namanya Prabowo Subianto

“Tanya pak Prabowo saja, sayakan dukung AHY. Itukan pujian sah sih. Kalau menurut saya sih itu pujian ya, pujian menyenangkan, yang namanya diundang kan senang, bahagia, memuji tuan rumah kan itu adat timur,” kata Zulkifli.

Sebelumnya, Prabowo mengungkapkan dirinya banyak mencuri ilmu soal strategi berpolitik dari tokoh-tokoh PAN. Ia melihat PAN memilik strategi politik yang kuat. Oleh karena itu ia meminta seluruh kader PAN untuk tak takut bersaing dengan partai lain yang memilikilogistik kuat.

“Mari kita berjuang bersama, partai kalian adalah partai bersejarah, partai kalian adalah partai pelopor, saya juga akan berbuat apa yang saya bisa buat agar PAN kembali besar,” ujarnya.*