Prabowo Janji Pulangkan Rizieq, Fadli Zon: Demi Tegaknya Keadilan

Prabowo Janji Pulangkan Rizieq, Fadli Zon: Demi Tegaknya Keadilan

JAKARTA, dawainusa.com – Janji Bakal Calon Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto untuk memulangkan Rizieq Shihab ke Indonesia yang tertuang dalam pakta integritas hasil Ijtima Ulama II Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) mendapat komentar dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

Fadli Zon menerangkan, janji Prabowo untuk memulangkan Rizieq Shihab itu sesungguhnya bukan merupakan sebuah janji politik, melainkan sebagai bagian dari komitmen Prabowo untuk menegakkan keadilan bagi Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

Sebab selama ini, demikian Fadli, Rizieq Shihab telah mendapat kriminalisasi di Indonesia sehingga harus pergi dan tinggal di Negeri Mekkah.

Baca juga: Prabowo Subianto Ungkap Strategi Lengserkan Ahok

“Bukan. Itu sebagai jaminan untuk menegakkan hukum dan keadilan hukum karena kan Pak Habib Rizieq itu dikriminalisai dan sudah ada SP3 juga,” ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/9).

Fadli mengatakan, nanti pihaknya akan memberikan jaminan penegakan hukum atas Rizieq Shihab. Hal itu sangat penting karena ia menilai, selama ini ada permainan politik di balik kasus Rizieq tersebut.

“Sekarang pun seharusnya tidak ada masalah untuk kembali. Cuma ini kan ada permainan permainan politik yang menyebabkan itu. Jadi kita jamin penegakan hukum. Kita melihat bahwa Habib Rizieq tidak ada salahnya kok. Ini dibuat buat aja,” kata Fadli Zon.

Terkait isu ada intervensi hukum terhadap kasus Rizieq Shihab, Wakil Ketua DPR RI ini enggan berkomentar. Ia justru mengatakan bahwa langkah mereka terhadap Rizieq tersebut murni sebagai perjuangan demi keadilan.

“Justru menegakkan hukum. Kan sudah SP3, masalahnya di mana? Ya kan, SP3nya sudah ada kok,” kata Fadli Zon.

“Ya tidak boleh dong orang dikriminalisai dan tidak ada. Semua itu berkesamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan sehingga tidak boleh ada orang yang ditekan,” lanjut dia.

Rizieq Shihab Kampanyekan Prabowo Subianto

Seperti diketahui, sampai saat ini, Rizieq Shihab masih berada di Tanah Mekkah setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan melakukan tindak pidana pornografi pada April 2017 lalu.

Terkait kepentingannya dalam Pilpres 2019 mendatang, Rizieq Shihab telah disinyalir akan mendukung penuh Prabowo Subianto untuk menjadi Presiden RI.

Dukungan Rizieq terhadap Prabowo Subianto itu dapat dilihat dari beberapa unggahan poster dirinya melalui akun media sosial Twitter bernama @RizieqSyihabFPI pada Minggu (16/9).

Melalui akun Twitter tersebut, penggerak aksi massal 212 itu mulai melayangkan sejumlah isu yang mengampanyekan Prabowo Subianto di hadapan publik Indonesia.

Baca juga: Ijtimak Ulama II, Prabowo Teken 17 Poin Pakta Integritas

Isu tersebut dikemas di dalam bentuk poster bergambar dirinya bersama pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Dalam poster yang diunggah tersebut, ia menulis demikian, “Mau NKRI Bersyariah? Mau Indonesia Berkah? Mau Negara & Bangsa selamat? #2019GantiPresiden.”

Selain mengangkat isu tersebut, Rizieq Shihab juga membangun narasi pertarungan Pilpres 2019 dengan mengangkat isu soal kriminalisasi ulama, Partai Komunis Indonesia (PKI), dan persoalan seputar Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). “Mau penista agama dihukum? Mau LGBT & ma’siat dilarang? Mau korupsi dibasmi?” tulis Rizieq Shihab.

Tidak hanya kedua isu tersebut, isu lain yang juga diangkat oleh Rizieq Shihab ialah terkait masalah sandang dan pangan yang murah, jaminan terhadap pendidikan dan kesehatan, dan nilai rupiah yang kuat.

Akun tersebut juga menyinggung soal masalah pribumi. “Mau Pribumi jaya di negeri sendiri? Mau Rakyat Miskin dilindungi” Mau Wong Cilik disejahterakan?” tulis akun tersebut.

Diketahui, ada 12 poster yang berisi sejumlah isu dari unggahan akun @RizieqSyihab. Semua unggahan tersebut masing-masing menampilkan wajah Rizieq Shihab dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.*