PP PMKRI Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Palu

PP PMKRI Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Palu

JAKARTA, dawainusa.com Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) menyerahkan bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

Ketua Umum PP PMKRI Juventus Kago mengatakan, bantuan kemanusiaan tersebut terkumpul dari berbagai cabang PMKRI di seluruh Indonesia. Saat ini, demikian Juventus, tim dari PP PMKRI sudah berada di Palu.

“Ada tiga orang tim dari PP PMKRI yang dikirim ke Palu dan Donggala,” kata Juventus kepada dawainusa, Selasa, (30/10).

Baca juga: 4 Kisah Orang yang Mendapat Keajaiban di Tengah Gempa Palu

Juventus mengharapkan, bantuan kemanusiaan dari PMKRI bisa meringankan korban gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala beberapa waktu lalu.

“Saya berharap bantuan dari kita bisa meringankan saudara-saudara yang terkena bencana. Kami juga mengajak semua pihak untuk tetap memperhatikan proses recovery di kota palu,” kata Juventus.

Sementara itu, koordinator Tim Kemanusiaan PP PMKRI Yogen Sogen mengatakan, bantuan kemanusiaan yang diberikan PMKRI merupakan wujudut solidaritas dan kepedulian sebagai sesama anak bangsa.

“Ini adalah bentuk kepedulian PMKRI sebagai sebuah organisasi pergerakan yang menempatkan nilai kemanusiaan di atas segalanya,” ungkap Yogen yang saat ini sedang berada di Palu.

Menurut Yogen, PP PMKRI juga bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Palu demi memudahkan penyaluran bantuan. Saat ini, kata Yogen, Tim PP PMKRI berada di Posko St. Maria yang berlokasi di dalam kawasan Gereja St. Maria, Kecamatan Palu Selatan.

PMKRI serahkan bantuan untuk korban gempa Palu dan Donggala - ist

PMKRI serahkan bantuan untuk korban gempa Palu dan Donggala – ist

Pemerintah Diminta Tuntaskan Janjinya

PP PMKRI juga mengingatkan kepada pemerintah agar segera memenuhi janjinya melakukan pembangunan sarana dan prasarana khusunya perumahan, fasilitas kesehatan dan pendidikan.

“Khusus buat pemerintah agar wajib menunaikan janjinya yakni segera melakukan pembangunan rumah dan akses kesehatan serta pendidikan,” ungkap Juventus.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo berjanji akan merehabilitasi semua rumah yang rusak akibat gempa. “Ini akan terus saya ikuti, semua akan kembali. Setelah normal, baru tahap rehabilitasi dan rekonstruksi rumah-rumah seperti ini‎,” kata Presiden beberapa waktu lalu.

Presiden menyampaikan bahwa saat ini kondisi sedang dalam keadaan darurat karena banyak jalan terputus dan bandara yang belum bisa digunakan sepenuhnya.

Baca juga: Gempa Palu, Ketika Pasha ‘Ungu’ Jadi Sopir Pengantar Bantuan

Di saat yang sama, hanya tujuh gardu listrik yang hidup. Kendati demikian, Presiden berharap agar masyarakat bersabar dalam menghadapinya, terutama dalam persoalan kebutuhan bahan pangan dan air yang masih terhambat.

“Saya harap masyarakat sabar semua. Saya tahu banyak persoalan yang harus diselesaikan dalam waktu dekat, termasuk berkaitan dengan komunikasi,” ucap Presiden.*