HOT, dawainusa.com Setelah kepergian Lina Jubaedah, polemik soal harta warisan masih berlanjut. Teddy Pardiyana, suami kedua Lina kembali muncul dengan menggandeng 10 kuasa hukum.

Kehadiran para kuasa hukum Teddy yakni untuk mendampinginya luruskan harta warisan mantan isteri Sule itu senilai Rp 10 miliar lebih.

Baca juga: Dendam Pemuda yang Hajar Ayah Kandungnya Hingga Babak Belur

Persoalan harta warisan Lina salah satunya tentang kos-kosan di kawasan Universitas Telkom Bandung dengan 32 pintu yang akan diwariskan pada Putri Delina.

Teddy menggandeng lebih dari satu pengacara guna memperjuangkan haknya yang ikut andil dalam pembangunan kos-kosan tersebut.

Polemik Warisan Lina Jubaedah
Polemik Warisan Lina Jubaedah – ist

Polemik Warisan Lina Jubaedah; Sule Enggan Berkomentar 

Soal polemik warisan Lina Jubaedah itu, Sule enggan menanggapinya, apalagi dengan kemunculan Teddy. Ayah Rizky Febian itu memilih tidak mau ikut campur dan mengembalikan kasusnya pada Rizky Febian.

“Saya nggak komen kalau untuk urusan itu, silahkan saja, itu urusan Iky sama dia,” ujar Sule dalam kanal YouTube Indosiar pada Rabu 11 Maret 2020.

Baca juga: Bunuh Diri Bersama, Suami Istri Ini Titip Uang dan Surat untuk Anak

Didampingi kuasa hukumnya, Teddy kini mengaku tenang untuk menjelaskan perkara warisan yang selama ini dipertanyakan keluarga dan anak-anak mendiang Lina Jubaedah.

Apalagi Teddy dan Rizky akan dipertemukan untuk menyelesaikan urusan warisan Lina dengan masing-masing membawa bukti yang kuat.

“Tadi saya sudah komunikasi dengan lawyer pihak sana, kita akan bertemu di hari Selasa atau Rabu. Kita sama-sama bawa bukti kita samakan. Kalau ada perbedaan persepsi kita diskusi bagusnya seperti apa,” ujar Kuasa Hukum Teddy, Mohammad Ali Nurdin.

Kos-kosan yang ramai dibicarakan karena bernilai fantastis akan segera diselesaikan, kunci kos-kosan tersebut telah diserahkan Teddy pada Putri Delina, anak kedua Lina dan Sule.

“Walaupun bagaimana juga, pak Teddy ini punya anak hasil pernikahan dengan Almarhum kan. Enggak bisa putus silaturahmi, karna ini petalian darah,” ujar Kuasa Hukum Teddy, Mohammad Ali Nurdin.

Polemik Warisan Lina Jubaedah
Polemik Warisan Lina Jubaedah – ist

Bertolak Belakang dengan Pernyataannya Dulu

Kemunculan Teddy dengan menggandeng 10 pengacara bertolak belakang dengan pernyataannya dulu saat kepergian Lina menyisakan berbagai polemik.

Teddy mengaku tak ada nama dirinya dalam harta warisan Lina Jubaedah, namun sekarang Teddy justru menggunakan jasa pengacara seolah memperjuangkan haknya di harta sang istri.

Baca juga: Kisah Siswi SMP di Kupang yang Dijadikan Budak Pamannya

Menurut pengakuannya, Teddy sudah menggelontorkan uang senilai setengah miliah untuk membangun kosan tersebut, belum lagi untuk biaya renovasi kos-kosan senilai ratusan juta.

“Sekitar 500 untuk kekurangannya, buat renovasi sekitar 150 juta juga. Kemarin ditanyain sama pengacaranya A Iky buat inventarisin semua sudah saya jelasin juga,” ujar Teddy seperti yang diberitakan Pikiran-Rakyat.com.

Selain kos-kosan 32 pintu, Lina meninggalkan aset berupa tanah yanng terlihat cukup luas. Untuk melihat tanah di setiap sudutnya juga butuh waktu dengan berjalan kaki.

Teddy juga kembali melihat berbagai aset peninggalan Lina yang ia sebut terdapat hak bagi dirinya.*