Dukung Kebijakan Pemerintah, Polda NTT Gencar Lakukan Vaksinasi COVID-19

Sudaryono mengatakan bahwa tim vaksinator yang diturunkan berjumlah 15 orang.

Dukung Kebijakan Pemerintah, Polda NTT Gencar Lakukan Vaksinasi COVID-19
Foto/Ist

Dawainusa.com – Kepolisian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) mendukung kebijakan pemerintah dengan gencar melakukan vaksinasi Covid-19.

Dalam kegiatan ini, Resimen vaksinator COVID-19 bidang kedokteran dan kesehatan Polda NTT gencar melaksanakan kegiatan vaksinasi COVID-19 di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya untuk menyukseskan program satu juta vaksinasi per hari.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan Polda NTT Kombes Pol dr. Sudaryono kepada wartawan di Kupang, Kamis, (8/7/2021).

“Kita targetkan 420 orang divaksin dalam kegiatan vaksinasi di gerai vaksin presisi yang ada di kantor Kelurahan Kolhua ini,” katanya.

Baca jugaJubir GTPP COVID-19 NTT Terkonfirmasi Positif Corona

Masyarakat Apresiasi Program Vaksinasi dari Polda NTT 

Dalam penjelasannya, Sudaryono mengatakan bahwa tim vaksinator yang diturunkan berjumlah 15 orang, namun terdapat pula tambahan lima orang tenaga kesehatan dari Puskemas setempat.

Lebih lanjut kata dia, kegiatan vaksinasi COVID-19 selain untuk mempermudah masyarakat mendapatkan vaksin juga dalam rangka meningkatkan herd immunity sekaligus menekan laju covid-19.

“Masyarakat sangat antusias menerima suntikan vaksinasi.. Ini terlihat dari banyaknya warga yang mengantre,” ujar dia.

Masyarakat ujar dia merasa bahwa vaksin COVID-19 sekarang sudah sangat penting apalagi dengan adanya pemberlakuan dari Pemkot Kupang pengurusan administrasi harus gunakan kartu vaksin.

Dirinya pun mengajak seluruh masyarakat agar mendaftar untuk melakukan vaksin di gerai-gerai vaksin presisi yang disediakan oleh Biddokkes Polda NTT maupun di puskesmas-puskesmas dan rumah sakit.

Kegiatan vaksinasi Presisi yang diadakan oleh Polda NTT melalui Biddokkes pun mendapat tanggapan positif dari warga masyarakat Kolhua salah satunya dari Ketua RT 02 Kelurahan Kolhua Roy Rokiat.

Menurut Roy, sekarang dirinya kesulitan mendapatkan vaksin COVID-19 karena sejak pagi lokasi pelaksanaan vaksinasi selalu penuh oleh warga yang ingin divaksin.

“Dua hari lalu saya ke salah satu lokasi vaksin di kelurahan lain, tetapi sampai di sana justru sudah antre panjang dan petugas tidak terima lagi, kemarin juga sama, nah hari ini beryukur saya datang lebih awal karena tak ingin terlambat lagi,” katanya.*

Artikel SebelumnyaJubir GTPP COVID-19 NTT Terkonfirmasi Positif Corona
Artikel BerikutnyaKemenhub Lakukan Pengetatan Syarat Perjalanan