Petikan Debat Panas Adian Napitupullu vs Gamal Albinsaid

Petikan Debat Panas Adian Napitupullu vs Gamal Albinsaid

JAKARTA, dawainusa.com Politikus PDIP, Adian Napitupullu terlibat debat panas dengan juru bicara Prabowo-Sandi, Gamal Albinsaid dalam acara Rosi yang ditayangan salah satu stasius TV swasta, Selasa (23/10) malam.

Perdebatan panas itu berawal ketika Gamal Albinsaid menyebut, data yang selama ini disodorkan oleh petahana dinilai kurang tepat. Mendengar itu Adian tampak meradang dan emosi sampai Gamal ditunjuk-tunjuk diminta untuk menunjukkan data yang valid.

Gamal lantas terus membeberkan data yang diketahuinya. Hal itu membuat Adian makin mencecarnya. Berikut petikan debat panas antara Adian Napitupulu vs Gamal Albinsaid:

Baca juga: Kisah Romantis di Balik Keputusan Nikita Mirzani Cabut Gugatan Cerai

Gamal lantas terus membeberkan data yang diketahuinya. Hal itu membuat Adian makin mencecarnya. Berikut petikan debat panas antara Adian Napitupulu vs Gamal Albinsaid:

Debat panas Adian Napitupullu

Debat panas Adian Napitupullu vs Gamal Albinsaid – infografis

Gamal bandingkan kemiskinan era Jokowi dan SBY

Juru bicara Prabowo-Sandi, Gamal Albinsaid meminta kubu Jokowi tidak perlu bangga atas penurunan kemiskinan yang terjadi saat ini. Sebab jika dibandingkan dengan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, penurunan kemiskinan di Indonesia lebih tinggi dibanding era Jokowi.

“Jangan bangga kalau kemiskinan kita ini turun, satu dekakade terkahir kemiskinan turun. Tapi kalau kita bandingkan penurunan kemiskinan dalam 4 tahun periode Pak Jokowi itu terjadi 1,78 juta penurunan kemiskinan. Kita bandingkan dengan periode 4 tahun kemiskiann era SBY 2009-2013 dalam periode yang sama, terjadi 4,46 juta penurunan kemiskiann,” kata Gamal.

Adian sebut data tak bisa dipertanggungjawabkan

Angka-angka kemiskiann yang disebutkan oleh Juru bicara Prabowo-Sandi, Gamal Albinsaid dibantah oleh politikus PDIP Adian Napitupulu. Menurutnya, data yang disebutkan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Apalagi membandingkannya dengan periode kedua pemerintahan SBY.

“Datanya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Anda bilang itu data BPS? Tahun berapa? Perbandingannya dengan kapan?,” ujar Adian dengan nada tinggi.

Pidato Prabowo dan Jokowi berbeda

Pada acara Rosi juga sempat disinggung soal pidato capres Prabowo dan Jokowi beberapa waktu lalu. Di mana pada pidatonya, Prabowo meniru slogan presiden Amerika Serikat Donald Trump ‘make America Great Again’ menjadi ‘make Indonesia Great Again’.

Sementara Jokowi memberikan analogi ekonomi seperti Games of Thrones. Politikus PDIP Adian Napitupulu mengatakan antara pidato Jokowi dan Prabowo sangat berbeda. Dalam pidatonya, Jokowi meminta agar seluruh pelaku ekonomi global jangan serakah.

“Jokowi menegur seluruh pelaku ekonomi global kapitalisme global, ‘jangan berperang, jangan serakah’ itu yang disampaikan Jokowi. Pernyataan Prabowo (make Indonesia Great Again) itu penguasaan, pernyataan Jokowi itu jangan serakah. Dua hal yang tidak sama,” ujar Adian.

Prabowo ingin perjuangkan hak warga Indonesia

Juru bicara Prabowo-Sandi, Gamal Albinsaid membantah pernyataan politikus PDIP Adian Napitupulu yang menyebut jika ucapan Prabowo sebagai penguasaan. Menurutnya, salah satu pesan yang Prabowo sampaikan itu ingin memperjuangkan hak-hak masyarakat Indonesia.

“Sebenarnya banyak pesan yang Prabowo sampaikan pada pidato itu, masalah kemiskinan, kesenjangan dan beberapa problem ekonomi kita,” katanya.*