Pesan Terakhir Pramugari Pesawat Lion JT 610: Kenanglah Aku Selalu

Pesan Terakhir Pramugari Pesawat Lion JT 610: Kenanglah Aku Selalu

JAKARTA, dawainusa.com Postingan di instagram salah satu Pramugari pesawat Lion Air, Alviani JT 67 seakan menjadi pesan terakhir sebelum pesawat tersebut dinyatakan jatuh di di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10).

Dalam postingannya di akun @alfianihidayatulsolikah itu, Alviani tampak mengunggah foto bersama rekan pramugarinya. Alviani sendiri tampak berdiri sementara 4 pramugari lainya duduk, seakan melingkari dia.

Caption pada postingan itu ditulis oleh Alviani dalam bahasa Inggris yang telah diterjemahkan dawainusa:

Baca juga: Kesaksian Calon Penumpang Lion Air yang Selamat Karena Macet

“Untuk Saudara-saudaraku keluarga dan teman-teman, terima kasih atas kebersamaannya selama lima hari ini. Sepanjang yang saya tahu, bahwa menghargai satu sama lain adalah hal yang  paling penting dalam hidup saya dan saya tidak menghakimi orang lain tanpa alasan tertentu. Ramah dan selalu berbagi adalah perbuatan yang baik. Saya sebut ini ‘ayemcrew’ tenang tapi cepat. Terima kasih sudah mengingatkan saya untuk selalu berdoa ketika sedang melakukan penerbangan selanjutnya. Sampai jumpa di penrbangan berikutnya. Kenanglah aku selalu” tulis Alviani.

Berikut Postingan Lengkap Alviani:

“As be my sisters, family and friends too. thank you for five days with me as long as i  know that respect each other is the important thing for my life and i can’t judge other  people without any reasons. be friendly and shares together is best act. i called it is “ayemcrew” tenang tapi cepat. thank you for always remind me  about “pray/ibadah” when in-flight etc. see you next flight. remember me. “it’s dark  inside, i want save that light.”.

Pesan Terakhir Pramugrai Pesawat Lion JT 610: Kenanglah Aku Selalu

Postingan kabin kru Lion JT-610 sebelum jatuh di perairan Tanjung, Karawang,Senin (29/10/2018)

Jatuhnya Pesawat Dan Pernyataan Pihak Lion Air

Seperti diketahui, Pesawat Lion Air dengan Nomor penerbangan JT 610 jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10). Pesawat tersebut take off pukul 06.10 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta tujuan Pangkalpinang dan mengalamai lost contact pada pukul 06.33 WIB.

Baca juga: Lion Air Jatuh, Ini Penjelasan Humas Ditjen Perhubungan Udara

Berikut Pernyataan Lengkap Pihak Lion Air dan data jumlah penumpang seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Dear Rekan Media

Melalui kesempatan baik ini, kami menyampaikan – pernyataan media (media statement) dengan keterangan terlampir dan dalam body e-mail.Sabtu, 29 Oktober 2018. Penerbangan Lion Air nomor penenerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang.

Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628” (sekitar  Kerawang). Pesawat mengangakut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi.

Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8.

Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018 . Pesawat
dinyatakan laik operasi.

Pesawat Dikomdanani

Capt. Bhavye Suneja

Copilot Harvino

Enam awak kabin:

1 Shintia Melina

2 Citra Noivita Anggelia

3. Alviani Hidayatul Solikha

4. Damayanti Simarmata

5. Mery Yulianda

6. Deny Maula.

Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah  mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang Lion air sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berkerjasama dengan instansi terkait dan semua pihak sehubungan dengan kejadian ini.

Terkait dengan kejadian ini kami membuka crisis center di nomor telepon 021-80820000 dan  untuk infomasi penumpang di nomor telpon 021-80820002 Kami akan terus memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan lebih lanjut.*