Pertunjukan Dag Dig Drugs, Sebuah Medium Sosialisasi Bahaya Narkoba

Pertunjukan Dag Dig Drugs, Sebuah Medium Sosialisasi Bahaya Narkoba

JAKARTA, dawainusa.com – Pada Kamis (20/12) nanti, di Gedung Kesenian Jakarta, Sanggar Teater TEMA Gunadarma melakukan sosialisasi tentang apa itu narkoba dan bahayanya bagi kehidupan masyarakat secara khusus bagi masa depan para generasi muda.

Sosialisasi ini dilakukan melalui sebuah pertunjukan teater dengan judul naskah “Dag Dig Drugs”. “Dengan medium teater ini, diharapkan tujuan diadakannya sosialisasi bahaya narkoba ini kepada masyarakat dapat tercapai. Kami yakin, medium pertunjukan teater cukup efektif untuk mencapai hal itu,” jelas Pimpinan Produksi Sanggar Teater TEMA Gunadarma, Mayla Putri kepada Dawainusa.com.

Adapun naskah “Dag Dig Drugs” ini menceritakan tentang kondisi hidup di sebuah kampung bernama Kampung Sekut. Kampung ini merupakan sebuah wilayah yang berada di pinggiran Ibu Kota.

Baca juga:TEMA Gunadarma: Menghapus Stigma Melalui Pertunjukan Teater

Kehidupan masyarakat di dalamnya sangat akrab dengan hal-hal kriminal seperti kekerasan dan narkoba. Nyaris tidak ada hal positif yang dijumpai di dalam kampung tersebut.

Dalam menafkahi kehidupannya, kebanyakan orang-orang di dalamnya melakukan hal itu dengan cara menjadi seorang kurir, pengedar dan bandar narkoba, mulai dari skala terkecil sampai dengan skala terbesar.

Situasi hidup perkampungan yang cukup mencengkam seperti itu dibayangkan sangat sulit dan bahkan mustahil bisa membawa anak-anak dari orang-orang yang ada di dalamnya kepada masa depan yang lebih baik.

Mimpi akan kehidupan yang lebih layak sangat tidak mungkin akan mereka capai apabila warga di dalamnya tidak berani dan berusaha untuk keluar dari wilayah kampung tersebut.

Sayangnya, untung dapat hidup dan menghirup serta merasakan udara segar di luar kampung itu, sangatlah tidak mudah. Meski begitu, Kampung Sekut selalu aman karena mereka menyewa beberapa oknum pengaman dengan jumlah yang tak tanggung-tanggung.

TEMA Gunadarma di FTJ 2018

TEMA Gunadarma di FTJ 2018 – Foto: Muhaimin

Tentang Teater TEMA Gunadarma

Sanggar Teater TEMA Gunadarma ini didirikan pada tanggal 4 Oktober 1992. Ia hadir atas inisiatif 15 mahasiswa dan mahasiswi yang berkeinginan memajukan kegiatan kesenian dan menampung aspirasi mahasiswa, terutama di lingkungan kampus Universitas Gunadarma dan masyarakat pada umumnya.

Pada kurun waktu lebih dari 25 tahun ini, Teater Tema telah melaksanakan berbagai kegiatan kesenian, baik dalam bentuk pementasan maupun dalam bentuk kegiatan berkesenian lainnya.

Baca juga: ‘Dag Dig Drugs’, Sebuah Upaya Memerangi Bahaya Narkoba

Sanggar Teater Tema Gunadarma sampai saat ini aktif mengikuti berbagai ajang seperti Festival Teater Jakarta Selatan dan Festival Teater Jakarta. Sebelumnya, Sanggar Teater Tema Gunadarma juga telah beberapa kali mengadakan pementasan tunggal dengan mengangkat konsep atau tema tertentu.

Tidak hanya menggeluti bidang pementasan, Sanggar Teater TEMA Gunadarma juga aktif bergerak dalam hal aksi sosial dan edukasi dalam beberapa bidang. Pementasan yang akan dilakukan nanti merupakan pertunjukan tunggal yang pertama kali dilakukan.

Adapun pertunjukan tunggal ini, mereka didukung oleh sejumlah organ seperti Direktorat Narkotika Polda Metro Jaya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, SANI (Selebriti Anti Narkotika Nasional), GANAS (Gerakan Narkotika Nasional), dan FOKAN (Forum Komunikasi Anti Narkotika Nasional).*

COMMENTS