Home Berita Permintaan Hewan Kurban Menjelang Idul Adha di Kota Kupang Turun

Permintaan Hewan Kurban Menjelang Idul Adha di Kota Kupang Turun

Kasim mengaku bahwa penurunan permintaan akan hewan kurban selama pandemi COVID-19 itu mencapai 50 persen jika dibandingkan tahun sebelum pandemi.

Permintaan Hewan Kurban Menjelang Idul Adha di Kota Kupang Turun
Gambar Ilustrasi/Ist

Dawainusa.com – Permintaan hewan kurban menjelang Idul Adha 1442 Hijriah di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun ini mengalami penurunan.

Dikutip dari Antara, hal ini diungkapkan oleh Kasim Gafur di Kupang, Sabtu, (17/72021).

“Semenjak ada pandemi COVID-19 ini permintaan akan hewan kurban turun dratis, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Gambar Ilustrasi/Ist

Baca jugaBupati Yentji Meninggal Setelah Isolasi Covid-19, Jenazahnya Dimakamkan di Lembata

Permintaan Hewan Kurban Menjelang Idul Adha

Dalam keterangannya Kasim mengaku bahwa penurunan permintaan akan hewan kurban selama pandemi COVID-19 itu mencapai 50 persen jika dibandingkan tahun sebelum pandemi.

Ia menyebutkan jika ditahun-tahun sebelumnya dirinya menyiapkan 100 ekor hewan kurban, kini hanya bisa menyiapkan 50 ekor hewan kurban, karena permintaan kurang.

“Walaupun hanya sedia 50 ekor tetap saja sampai H-3 jelang Idul Adha masih banyak sisa di sini. Ya hampir separuhlah turunnya,” ujar dia.

Harga hewan sendiri ujar dia tidak mengalami kenaikan, karena dari tahun ke tahun harga hewan kurban khususnya kambing yang dia siapkan harganya berkisar dari Rp1 juta hingga Rp2 jutaan pereekor.

“Harganya normal seperti biasa, tidak ada kenaikan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujar dia.

Hal yang sama juga dikatakan oleh pedagang hewan kurban musiman lainnya, Muhammad Kasim.

“Hari ini sampai sore ini belum ada yang datang membeli hewan kurban yang saya jual. Padahal ini sudah jelang Idul Adha,” tambah dia.

Biasanya ujar di H-3 ini banyak sekali warga yang mencari hewan kurban untuk disumbangkan ke mesjid atau ke pihaknya yang membutuhkan.

Ia menilai mungkin karena pandemi COVID-19 banyak pembeli yang biasa membeli hewan kurban terpaksa harus berada di rumah saja, karena takut keluar.

“Tetapi saya berharap besok atau Senin nanti bisa banyak yang beli, karena sudah mendekati hari H Idul Adha,” ujar dia.*

Exit mobile version