Peringati Hari Pahlawan, Hening Cipta akan Dilakukan di Berbagai Tempat

Peringati Hari Pahlawan, Hening Cipta akan Dilakukan di Berbagai Tempat

Memperingati hari Pahlawan 10 November mendatang, Mensos mengajak seluruh masyarakat untuk lakukan hening cipta di beberapa titik lokasi. (Foto Iustrasi: Sonsong Hari Pahlawan/javapos)

JAKARTA, dawainusa.com Antusias dan semangat menjelang perayaan Hari Pahlawan 10 November mendatang semakin terlihat. Pemerintah sendiri melalui Kementerian sosial menghimbau kepada seluruh masyarakat agar meluangkan waktu selama 60 detik, mengheningkan cipta tepat pada Jumat, 10 November pukul 08.15 waktu setempat di seluruh Indonesia.

Hal ini menurut Menteri Sosial, Khofifah Indar Prawansa dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur di medan pertempuran dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

(Baca juga: Pasca Putusan MK, Data Kependudukan Diperbaiki)

“Saya imbau kepada seluruh warga Indonesia, baik tua maupun muda, anak sekolah, karyawan, yang sedang ada di Pasar, yang sedang ada di Pesawat, di Stasiun atau Terminal, di Jalan, di Kantor atau di Rumah, di manapun dan apapun aktivitasnya, saya mohon luangkan 60 detik untuk heningkan cipta sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang Bangsa ini,” kata Khofifah di Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Titik Sasar Hening Cipta

Titik-titik lokasi dilakukannya hening cipta itu akan menyasar beberapa tempat umum seperti pasar, jalan, terminal bus, sekolah, pabrik, pelabuhan laut, pelabuhan udara dan tempat keramaian lainnya.

“Upacara Bendara yang dilakukan di Kantor Gubernur, Kantor Walikota dan Kantor Camat di seluruh Indonesia, akan menjadi titik komando dimulainya hening cipta yang berlangsung 60 detik itu,” kata Mensos.

Karena itu tambah Menteri Khofifa, seluruh rakyat Indonesia pada momen tersebut harus berhenti dari seluruh aktivitasnya, mengambil bagian dalam upacara Kenegaraan itu.

“Untuk yang berada dalam Kendaraan, baik Kendaraan pribadi maupun Kendaraan umum yang berada di jalan raya agar menghentikan kendaraannya, maupun di tempat-tempat lain yang sedang melakukan aktivitas,” katanya.

Untuk di Jakarta sendiri paparnya, hening cipta selama 60 detik ini serentak dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama(TPMNU) Kalibata, Jakarta yang diawali dengan bunyi Sirene.

“Saya berharap dengan ini masyarakat Jakarta bisa berpartisipasi dan mengikutinya dengan serius dan penuh penghayatan, kata Menteri Khofifa.

(Baca juga: Sepucuk Surat Adrian, Mahasiswa Asal Soe yang Tewas Gantung Diri)

Mensos Akan Koordinasi dengan Kementerian Kominfo

Dalam rangka menciptkan kesuksesan dari upacara besar ini, mensos akan melakukan kordinasi dengan Kementerian Informasi dan Komunikasi Republik Indonesia dan Kementerian terkait lainnya. Koordinasi dengan instansi lain katanya penting selain untuk membangun soliditas juga untuk menyukseskan peringatan Hari Pahlawan mendatang.

Melalui Kominfo, pesan tentang mengheningkan cipta serentak akan disampaikan lewat media komunikasi. Kementerian perhubungan akan membantu sosialisasi di berbagai titik transportasi umum seperti bandara, pelabuhan dan t.

“Semua saluran komunikasi akan kita maksimalkan, semakin masif gerakan ini, semakin baik. Saya berharap selama 60 detik itu kita semua dapat memanggil kembali memori kita bahwa perjuangan Negeri ini telah memberikan banyak pengorbanan dan keteladanan bagi Bangsa terutama dalam menjaga persatuan dan kedaulatan Bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebagian masyarakat telah mengambil bagian dalam upacara memperingati Hari Pahlawan Nasional ini dengan cara yang bervariasi. Pada Selasa kemarin misalnya, puluhan kader dan anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam DIY berziarah ke Makam Prof. Lafran Pane di Pemakaman Karangkajen, Yogyakarta, sebagai rangkaian tasyakuaran telah ditetapkannya pendiri organisasi itu sebagai Pahlawan Nasional.* (RAG)