Dawainusa.comBeberapa waktu lalu, media sosial Instagram dan Twiter dihebohkan dengan beredarnya video syur yang menampilkan seorang perempuan berambut pendek tanpa busana.

Wanita dalam video tersebut dikait-kaitkan dengan sosok Syahrini yang sedang diterpa isu kurang sedap terkait untaian pengakuan ayah angkatnya di Belanda, Laurens.

Saat ini, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya sudah mengungkap pelaku penyebaran video tersebut. Penyebar video syur mirip Syahrini itu ditangkap di Kediri, Jawa Timur, pada 19 Mei 2020.

Baca juga: Deddy Corbuzier Klarifikasi Soal Wawancara Bersama Mantan Menteri Kesehatan

Soal Motif Pelaku Penyebaran Video Syur Mirip Syahrini

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, berdasar hasil pemeriksaan penyebar video syur mirip Syahrini telah mengakui bahwa dirinya telah menyebarkan video yang disebut-sebut merupakan penyanyi Syahrini.

Hanya saja, lagi-lagi Yusri belum merinci apa motif di balik penyebar video syur mirip Syahrini penyebarkan video tersebut.

Syahrini dan Reino Barrack
Syahrini dan Reino Barrack – Ist.

Baca juga: Heboh Video Syur Mirip Syahrini, Netizen Ungkap Sejumlah Bukti

“Pemeriksaan awal memang dia ngaku akun milik dia sendiri dan dia yang memposting. Motifnya nanti kita sampaikan,” kata Yusri saat jumpa pers seperti dikutip dari Instagram Divisi Humas Polda Metro Jaya, Rabu (27/5/2020).

Yusri juga belum menyebut identitas penyebar video syur mirip Syahrini yang ditangkap tersebut. “Sudah kami bawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa dan menjalani penahanan,” kata dia.

Dijerat Undang-undang IT

Atas perbuatannya, penyebar video syur mirip Syahrini dijerat Pasal 27 dan 45 Undang-Undang ITE. Selain itu, pelaku juga dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, Syahrini diduga menjadi korban dugaan tindak pidana pornografi dan atau pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Dalam foto yang beredar di akun gosip, laporan tersebut tercatat di nomor TBL/2779/V/YAN 2.5/2020/SPKT.PMJ. Dalam laporan itu, Syahrini disebut sebagai korban.

Sementara yang melaporkan kasus tersebut adalah pengacara Syahrini. Dua orang jadi saksi, termasuk adik sekaligus manajer Syahrini, Aisyah Zaelani atau Aisyahrani.

Belakangan Syahrini memang sempat ‘diserang’ oleh Laurens, lelaki paruh baya asal Belanda yang mengaku sebagai papa angkat Syahrini.

Lewat media sosial, Laurens kerap berbagi cerita-cerita yang menyudutkan Syahrini. Selain itu, Twitter juga belum lama ini dibuat heboh atas beredarnya video yang mencatut nama Syahrini.*