Sejumlah Penghuni Apartemen Oakwood Protes Kehadiran WNA, Ini Alasannya
Foto/RRI.co.id

Dawainusa.com – Sejumlah penghuni apartemen Oakwood Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara melakukan aksi protes terhadap kehadiran Warga Negara Asing (WNA).

Penolakan sejumlah penghuni apartement itu dilakukan melalui unjuk rasa pada Rabu (28/4/2021).

Dalam aksinya, para penghuni apartemen tidak menerima dengan kehadiran WNA di tempat tersebut.

Baca jugaMenag Sebut Tak Ada Dispensasi Mudik untuk Santri

Alasan Penghuni Apartemen Tolak WNA

Bukan tanpa alasan sejumlah penghuni apartemen  Oakwood Pantai Indah Kapuk menolak kehadiran WNA.

Diketahui, aksi tersebut dipicu oleh kelakuan para WNA yang sering berkeliaran di tempat tersebut tanpa mengikuti aturan protokol kesehatan.

Mereka memprotes Warga Negara Asing (WNA) yang berlalu lalang di apartement Oakwood Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Sejumlah penghuni apartement Oakwood menggelar unjuk rasa menolak tempat tinggalnya dijadikan lokasi karantina WNA terkait Covid-19.

Baca jugaKapolri Ungkap Paket 2,5 Ton Narkoba Senilai Triliunan Rupiah

Mereka berunjuk rasa di lobby 1, tepatnya di depan meja bagian informasi, sambil membentangkan spanduk berisi penolakan.

“Kami Para Pemilik Apartemen Gold Coast Meminta Pihak Pelaku Pembangunan dan Pihak Pengelola Serta Pihak Oakwood PIK Agar Mentaati Pergub 132/133 Tahun 2018/2019,” tulis perwakilan penghuni dalam spanduk pertama yang mereka bentangkan.

“Kami Pemilik Apartemen Gold Coast Menolak Kegiatan Karantina (Repatriasi) Yang Dilakukan Oakwood PIK di Tengah Kawasan Hunian Keluarga Mohon Perhatian Serius Pemerintah,” sambung pengunjuk rasa di spanduk kedua.

Aksi unjuk rasa tersebut sempat berlangsung beberapa menit dengan pengawalan aparat keamanan dari TNI dan Polri.

Seiring dengan unjuk rasa tersebut, penghuni apartemen juga memberikan pernyataan sikapnya.

Dari keterangan yang diterima, para pengunjuk rasa mempertanyakan prosedur protokol kesehatan bagi WNA yang melakukan karantina.

Pasalnya, para WNA yang melakukan karantina masih sering terlihat berkeliaran di luar unit.

Surat pernyataan sikap itu juga berisi permintaan bagi WNA yang melakukan karantina juga harus menjalani minimal dua kali tes PCR dengan hasil negatif sebelum diperbolehkan berkeliaran atau menikmati fasilitas apartemen di luar unitnya.

Hingga berita ini diturunkan, sudah mencoba mendatangi pengelola apartemen, namun belum bisa.

Informasi yang dihimpun, saat ini pihak pengelola sedang melakukan pertemuan dengan penghuni apartemen.*