dawainusa.com Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Isyak Nuka mengatakan, penerbangan maskapai lokal di Provinsi NTT tetap beroperasi seperti biasa.

“Tanggal 25 April 2020 itu, penerbangan lokal untuk NTT, di dalam NTT, misalnya dari Kupang ke Waingapu, ke Labuan Bajo, ke Ende, ke Sikka, dan ke Larantuka itu tetap seperti biasa,” kata Isyak kepada wartawan di Kantor Gubernur NTT, Jumat (24/04/2020) malam.

Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat Soal NTT Bebas Kasus Positif Covid-19

Menurut Isyak, yang dilarang beroperasi adalah penerbangan menuju daerah terpapar Covid-19, semisal dari Kupang ke Bali dan ke daerah-daerah zona merah lainnya.

“Tidak boleh ke Bali. Misalnya, Wings dari Kupang ke Waingapu-Denpasar. Itu tidak boleh. Tidak boleh sampai ke Denpasar. Karena itu sudah ke daerah terpapar. Demikian juga dari Denpasar Waingapu-Kupang itu tidak boleh, “ujarnya.

Intinya, tegas dia, dari luar NTT tidak boleh masuk ke NTT dan dari NTT tidak boleh keluar dari wilayah NTT. “Dia hanya dibatasi di dalam wilayah NTT itu boleh, ” katanya.

Soal Permen Perhubungan Nomor PM 25 tahun 2020

Ia juga menjelaskan tentang Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri tahun 1441 H dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Pertama, larangan sarana penggunaan transportasi yang dimaksudkan dalam PM 25 2020 berlaku untuk transportasi darat, transportasi laut, dan transportasi udara.

Baca juga: Update Terkini: Pasien Positif Corona Pertama di NTT Dinyatakan Sembuh

Untuk diketahui transportasi laut sudah kita lakukan sejak tanggal 13 April 2020 sesuai dengan surat Dishub Nomor 250 tanggal 11 April 2020.

“Sedangkan untuk transportasi darat yang kita larang adalah angkutan penyeberangan ferry. Itu masih kita larang sesuai dengan surat yang sama berlaku sejak 13 April 2020,” pungkasnya.

Sedangkan angkutan umum lainnya dalam wilayah Provinsi NTT tetap beroperasi sebagaimana biasanya. “Jadi bus-bus AKDP (Antar Kabupaten Dalam Provinsi) masih boleh beroperasi,” katanya.

Kendati masih beroperasi ujar dia, namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. Ia mengungkapkan, mulai esok, 25 April 2020 tetap beroperasi seperti biasa untuk penerbangan di dalam wilayah NTT.

“Tentunya juga dengan pengawasan yang ketat sesuai protokol kesehatan yang berlaku, social distancing tetap harus kita perhatikan, penumpang yang naik dan yang turun tetap diperiksa di bandara; baik bandara keberangkatan maupun bandara tujuan,” katanya.

Ia menambahkan, tetap dilakukan pemeriksaan oleh petugas KKP maupun petugas dinas kesehatan setempat.

“Jadi sekali lagi disampaikan bahwa penerbangan lokal di dalam wilayah NTT tetap beroperasi, “tutupnya.*