Pembunuhan di Kota Kupang, Polisi Amankan 3 Tersangka

Pembunuhan di Kota Kupang, Polisi Amankan 3 Tersangka

KUPANG, dawainusa.com Kasus pembunuhan yang terjadi pada tanggal 24 september 2018 di Jln Sitarda Kelurahan Lasiana, Kota Kupang yang menimpa korban Arisianto Blegur kini masuk dalam babak pemeriksaan para tersangka.

Dalam perkembangan penyelidikan kasus tersebut pihak kepolisian Resort Kupang Kota (Resta) menetapkan 3 (tiga) orang tersangka pria.

Baca juga: Akhir Drama Sarumpaet, Prabowo Subianto Minta Maaf

Ketiganya masing-masing berinisial ES (19), seorang mahasiswa beralamat di Jalan Kincir kelurahan Lasiana, AB (17), seorang pelajar kelas 12 di salah satu sekolah menengah swasta di Kota Kupang yang beralamat di Jalan Sumba Tuak Sabu rt 10 kelurahan Lasiana kecamatan Kelapa Lima, dan RO (18) yang berdomisili di Jalan Suratim gang 3 kelurahan Oesapa kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Menurut keterangan kasat Reskrim Iptu Bobi Mooynafi, pihaknya terlebih dahulu menangkap tersangka RO pada hari Kamis yang lalu sekitar jam 24.00 di kosnya yang berada di belakang Pos Polisi Oesapa Timur.

Selanjutnya bekal keterangan RO, pihaknya melakukan pengembangan tersangka dan melakukan pengejaran terhadap dua tersangka lain yang saat itu telah melarikan diri ke Kabupaten Malaka.

“Adapun kegiatan penyidikan oleh penyidik, tersangka RO diamankan hari kamis sekitar jam 24.00 di kosnya dibelakang pos polisi Oesapa Timur. Dari pengembangan tersangka RO ini kami tim sudah melakukan pengejaran terhadap tersangka AS maupun AB yang berdasarkan informasi yang kami peroleh mereka telah melarikan diri ke Malaka,” Kata Iptu Bobi Mooynafi, di Kupang, rabu, (3/10).

Selanjutnya pada selasa 25 September tim buser melakukan pengejaran dan mendapati kedua tersangka yakni AS dan AB sementara bersembunyi di Hutan Kobalima, Kabupaten Malaka. “Tepatnya hari senin kemarin sekitar jam 6 kedua tersangka AS dan AB diamankan di hutan Kobalima,” kata Bobi.

Cekcok Gara-gara Ditegur dengan Kata-kata Tidak Sopan

Bobi menceritakan, dalam penyelidikan tersebut pihaknya juga telah menyita barang bukti yang digunakan tersangka berupa sebila pisau.

Peristiwa pembunuhan itu, kata Bobi, bermula ketika para tersangka pada hari Senin 24 september tepatnya pada pukul 01.00 wita, pulang dari lokasi pesta melawati TKP dan ditegur dengan kata-kata tidak sopan oleh korban hingga terjadi perkelahian.

Baca juga: Soal Ratna Sarumpaet yang Disebut Cut Nyak Dien dan Kartini Masa Kini

Ditengah cekcok itu, tersangka AB mendekati korban dan langsung mendapatkan pukulan dari korban. Karena tidak terima dirinya dipukul, AB menuju lokasi tempat motornya diparkir dan mengambil sebila pisau lalu kembali dan menikam korban sebanyak 7 kali hingga korban tewas.

Mengetahui korban sudah tidak bernyawa lagi tersangka AB lalu mengajak temannya yakni ES dan RO untuk segera meniggalkan lokasi itu.

Karena perbuatannya, ketiga tersangka dikenai pasal 338 subsider pasal 160 ayat dua E dan junto pasal pasal 55 ayat 1 E kitab undang-undang hukum pidana (KUHP) dengan ancaman 15 tahun penjara.* (Juan Pesau)