Panitia Besar Jamin PON Papua Bebas dari Ancaman KKB
Foto/Ist

Dawainusa.com – Pekan Olahraga Nasional (PON) sebentar lagi akan dilaksanalan di Provinsi Papua sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

Terkait dengan kegiatan itu, Panitia Besar PON XX Papua menjamin perhelatan acara di Bumi Cenderawasih itu akan berjalan lancar dan jauh dari ancaman KKB.

Sementara itu, Sekretaris Umum PB PON, Elia Loupatty mengungkapkan, para kontingen PON dijaga secara langsung oleh personel gabungan dari Kodam Cenderawasih dan Polda Papua.

“Kami percaya kepada TNI dan Polri. Pangdam dan Kapolda sudah memberi jaminan bahwa PON Papua akan aman, begitu juga Gubernur Lukas Enembe,” kata Elia, Kamis (29/4/2021), dikutip dari RRI.

Baca juga: KKB Disebut Teroris, Gubernur Papua Angkat Bicara

Lokasi PON Jauh dari KKB

Terkait dengan keberadaan KKB saat ini,Elia mengatakan lokasinya jauh dari penyelenggaraan PON Papua.

Karena itu dia mengajak para peserta tidak takut datang ke daerah tersebut untuk menyukseskan PON.

Roy Letlora menambahkan, pengamanan kegiatan ini juga akan melibatkan para pemuda setempat.

“Divisi SDM sudah merekrut seluruh anak muda untuk menjaga keamanan di sana, jadi pengamanannya ini sifatnya ke persuasi dan kekeluargaan,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md, resmi menyatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua merupakan teroris.

PON Papua
Gambar Ilustrasi/Ist

Baca juga: Kapolri Tawarkan Anak Prajurit Korban KRI Nanggala 402 Jadi Polisi

Sikap pemerintah ini diambil, setelah munculnya sederet penyerangan yang dilakukan KKB terhadap masyarakat sipil dan TNI-Polri dalam kurung beberapa waktu terakhir.

Hal ini juga sejalan dengan pernyataan-pernyataan yang dikemukakan oleh Ketua MPR, Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, TNI, dan tokoh masyarakat serta adat Papua, terkait tindakan KKB.

“Pemerintah sejalan dengan pernyataan-pernyataan yang dikemukakan oleh ketua MPR, Badan Intelijen Negara, Pimpinan Polri, TNI dan fakta bahwa banyak tokoh masyarakat dan tokoh adat papua yang datang ke pemerintah ke kantor KemenkoPolhukam, serta pimpinan resmi Papua baik itu pemerintah daerah maupun DPRD yang menyatakan dukungan kepada pemerintah Indonesia untuk melakukan tindakan yang diperlukan guna menangani tindak-tindak kekerasan yang muncul belakangan ini di Papua,” kata Mahfud dalam konferensi pers yang disiarkan Youtube KemenkoPolhukam, Kamis (29/4/2021).

Untuk diketahui, Pekan Olahraga Nasional ke-20 tahun ini diselenggarakan di Provinsi Papua pada 2-15 Oktober 2021.*