Dawainusa.com — Presenter berbakat Najwa Shihab menghebohkan publik lantaran keinginannya menjadi calon Presiden.

Hal itu diungkapkan Najwa Shihab dalam acara bincang virutal dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bertajuk “Mendengar Ahok Blak-blakan di #BertemuIndonesia Catatan Najwa” melalui Youtube-nya, Senin (17/8).

Presenter cantik itu mengungkapkan keinginannya di hadapan Ahok bahwa dirinya ingin menjadi Presiden meskipun ia sendiri merupakan keturunan Arab.

Baca JugaViral Kisah Anak Kecil Berani Naik Pesawat Sendiri demi Jenguk Ayahnya yang Sakit

Najwa Shihab Ingin Jadi Calon Presiden

Mula-mula Najwa Shihab bertanya kepada Ahok mengenai kemungkinan orang dari keturunan bukan asli Indonesia menjadi calon Presiden.

Sebab, sejauh ini mayoritas calon presiden di Indonesia merupakan orang dari garis keturunan Jawa, yang memiliki penduduk mayoritas di Indonesia.

“Menurut Koh Ahok keturunan Tionghoa atau keturuan Arab seperti saya bisa jadi presiden enggak?” ucap Najwa seperti terlihat dalam Youtube-nya.

Mendengar pertanyaan tersebut, Ahok pun langsung tertawa.

Bagi Komisaris Utama Pertamina itu, setiap orang berhak untuk dipilih dan memilih. Karena dalam negara demokrasi, sudah diatur dalam undang-undang.

“Arab bisa dong, kata Ahok. “Kalau dari segi keyakinan,” tambahnya.

Namun perempuan 42 tahun itu kembali menimpali bahwa dalam tradisi politik Indonesia, politik identitas masih sangat kuat. Mereka yang bukan orang asli Indonesia masih sulit menjadi orang nomor satu di tanah air.

“Tapi kan tetap bukan asli dalam tanda kutip, tetap bisa?” tanyanya.

“Secara undang-undang kan sudah oke,” jawab Ahok.

Baca Juga: Viral Lomba Menatap Foto Mantan Pacar untuk Rayakan Agustusan

Najwa Shihab mengungkit obrolannya dengan Menteri BUMN Erick Thohir. Saat itu ia berseloroh soal kabar yang menyebut Erick Thohir akan maju di Pilpres 2024.

“Aku inget nih nanya gini ke Mas Erick, ‘ada yang bilang mau berambisi di 2024 ya? Kan bukan orang Jawa, kalau bukan orang Jawa enggak bisa’, jadi apalagi kalau yang keturunan Arab seperti saya,” kata Najwa Shihab.

Ahok kembali dibuat tertawa mendengar pernyataan itu. Ahok pun mengungkit kembali perjalanannya di Pilkada DKI Jakarta.

Ahok menilai bahwa tidak menutup kemungkinan orang dari keturunan manapun untuk memimpin bangsa ini. Di Jakarta, misalnya, masyarakat justru lebih memilih pemimpin dari garis keturunan Arab.

“Enggak lah, buktinya orang lebih pilih keturunan Arab daripada China,” timpal Ahok.*