Dawainusa.com — Anak salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Mumtaz Rais, bersumpah akan berenang dari Pantai Kapuk Jakarta ke Labuan Bajo jika partai PAN Reformasi yang dibentuk ayahnya resmi dideklarasikan Desember mendatang.

Bahkan, Mumtaz Rais rela berenang bolak-balik Jakarta-Labuan Bajo apabila Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly meresmikan pendirian partai baru tersebut.

Berbicara kepada CNN Indonesia, Selasa (1/9), Ketua DPP PAN itu berani bertaruh tak ada satupun kader PAN yang berniat meninggalkan partai berlogo matahari tersebut ke partai bentukan ayahnya nanti, terutama kader-kader yang saat ini memegang jabatan publik.

“Kalau memang PAN Halusinasi (PAN Reformasi) ini sampai beneran terbentuk dan diisi oleh seperempat saja dari anggota dewan kita yang berjumlah sekitar 1500-an, maka saya sebagai Ketua DPP penjaga tangguh benteng PAN ini akan berenang dari Pantai Kapuk sampai Labuan Bajo,” katanya melalui pernyataan tertulis.

Baca Juga: Buntut Ribut di Pesawat, Mumtaz Rais Akui Tindakannya Tak Patut Dicontohi

Mumtaz Rais Klaim Tak Ada Kader PAN yang Bergabung

Mumtaz Rais dengan penuh percaya diri mengklaim bahwa PAN Reformasi bentukan ayahnya tidak akan pernah terbentuk.

Putra ketiga Amies Rais itu bahkan menegaskan bahwa partai yang digagas sang ayah akan layu sebelum tumbuh karena tidak ada kader PAN yang bergabung.

“Kenapa? Karena mereka semua sibuk bekerja, bukan seperti para pengangguran itu yang luntang-lantung berhalusinasi mau bikin partai,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengaku PAN kehilangan seorang tokoh besar jika Amien Rais benar-benar mendirikan partai baru.

Bagi dia, mantan Ketua MPR itu adalah sosok yang tidak bisa dilepaskan begitu saja dari semangat reformasi yang diusung partai berlambang bintang tersebut.

Meski demikian, ia tetap menghormati keputusan politik Amien Rais untuk membentuk partai baru. Sebab itu merupakan hak politik setiap orang.

“Pak Amien Rais adalah salah atu pendiri PAN, di samping ada Albert Hasibuan, AM Fatwa, AM Lutfi, Ismid Hadad, Syamsurizal Panggabean, Zoemrotin, Gunawan Mohammad, dan Abdillah Toha,” katanya, seperti diberitakan Republika.

Sebelumnya, kabar pendirian partai baru oleh Amien Rais diungkapkan mantan Ketua DPP PAN dan loyalis Amien Rais, Agung Mozin.

Ia menyebutkan, kemungkinan partai baru tersebut bernama PAN Reformasi. Rencananya, partai baru itu akan dideklarasikan Desember nanti.

“Setelah melalui diskusi yang panjang ternyata usulan yang menguat adalah nama Partai PAN Reformasi,” katanya pekan lalu.*