Menkominfo Ajak Warga Heningkan Cipta untuk Tenaga Medis yang Gugur

Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate mengajak masyarakat untuk heningkan cipta bagi tenaga medis yang meninggal karena terinfeksi Corona saat merawat pasien Covid-19.

Menkominfo Ajak Warga Heningkan Cipta untuk Tenaga Medis yang Gugur
Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate - ist

dawainusa.com Sejumlah tenaga medis terpapar virus Corona saat merawat pasien Covid-19. Jumlah tenaga medis yang terjangkit Covid-19 di Jakarta saja mencapai 81 orang yang tersebar di 30 rumah sakit hingga Senin 30 Maret 2020.

Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate mengatakan, para tenaga medis menjadi kelompok paling rentan terinfeksi Corona karena berada di barisan paling depan dalam wabah Covid-19. Dia pun menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk paramedis ini.

Baca juga: 60 Miliar Tak Cukup, NTT Siapkan Dana 104 Miliar Tangani Corona

“Kami ingin mengucapkan penghargaan kami yang tinggi atas jasa-jasa mereka yang telah berkorban dan menyelamatkan saudara-saudara kita,” kata Johnny dalam video conference-nya bersama Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko, Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat untuk heningkan cipta bagi tenaga medis yang meninggal karena terinfeksi Corona saat merawat pasien Covid-19.

“Saya mengajak rekan media dan seluruh masyarakat untuk menundukkan kepala sejenak atau mengheningkan cipta sejenak untuk mengingat para petugas kesehatan yang telah gugur,” ujar Johnny.

Soal 81 Tenaga Medis di Jakarta

Jumlah tenaga medis yang menangani pasien terkait virus Corona atau Covid-19 di Jakarta meningkat pada Senin, 30 Maret 2020.

“Tenaga kesehatan yang positif Corona adalah 81 orang yang tersebar di 30 RS di DKI,” kata Kepala Tim Siaga Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Antisipasi Corona, Mal Lippo Plaza Kupang Tutup 2 Pekan

Sementara itu, jumlah pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Jakarta terus naik Saat ini jumlah tersebut mencapai 720 kasus dan data tersebut berdasarkan website corona.jakarta.go.id yang diakses Liputan6.com pukul 10.35 WIB.

Dalam laman tersebut juga dituliskan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Corona Covid-19 sebanyak 48 orang, meninggal 76 orang, yang masih mendapatkan perawatan 445 orang dan isolasi mandiri ada 151 orang.

Sedangkan jumlah yang masih menunggu hasil sebanyak 599 kasus. Kemudian sebanyak 462 kasus yang telah diketahui titik penyebaran berdasarkan kelurahan dan sisanya 258 belum diketahui.

Dapat Insentif

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan, tenaga medis yang menangani Covid-19 akan mendapatkan insentif bulanan dari pemerintah. Besaran insentif tersebut telah ditetapkan pemerintah pada rapat Minggu, 22 Maret 2020 kemarin.

“Kemarin, kita telah rapat dan telah dipiutuskan telah dihitung Menkeu bahwa akan diberikan insetif bulanan kepada tenaga media, dokter spesialis akan diberikan Rp 15 juta, dokter umum gigi akan diberikan Rp 10 juta, bidan perawat akan diberikan Rp 7,5 juta dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta,” ujar Jokowi di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Karantina Wilayah: Ketika Pemda Lebih Tegas dari Jokowi

Selain itu, bagi tenaga medis yang meninggal karena menangani Covid-19, akan diberikan santunan sebesar Rp 300 juta.

Namun, lanjut dia, insentif ini hanya akan diberikan kepada tenaga medis yang menangani Covid-19 di daerah yang sudah dinyatakan “tanggap darurat bencana Covid-19”.

“Ini hanya berlaku untuk daerah yang telah ditetapkan tanggap darurat,” kata Jokowi.*