Dawainusa.com – Demi mengerjakan tugas sekolah sejumlah anak di Maumere datangi kantor polisi untuk menggunakan Wifi.

Mereka terlihat asyik belajar lewat ponsel dengan memakai wifi di Kantor Polsek Alok, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Foto yang memperlihatkan aktivitas sejumlah anak itu pun beredar di media sosial.

Melansir Kompas.com, pada Kamis (30/7/2020), Kapolsek Alok Ipda Harri Arsa mengungkapkan bahwa kehadiran anak-anak tersebut tidak direncanakan sebelumnya.

Baca juga: Mengenal 50 Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Menurut Webometrics 2020

Pakai Wifi Kantor Polisi untuk Kerja Tugas Sekolah

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, lembaga pendidikan terpaksa harus menggunakan internet untuk keperluan pendidikan.

Dari tingkat TK hingga perguruan tinggi berupaya untuk mengurangi interaksi fisik untuk meminimalisir tersebarnya virus corona.

Namun tidak jarang, banyak para peserta didik yang menalami kesulitan dengan metode seperti ini.

Hal ini disebabkan berbagai macam faktor. Ada yang karena tidak memiliki ponsel, tidak ada jaringan internet, dan juga tidak memiliki pulsa data.

Potret sejumlah anak di Sikka yang memakai wifi di Kantor Polisi merupakan salah satu dari berbagai macam faktor di atas.

Awalnya, anak-anak itu mendatangi Polsek Alok pada Rabu (29/7/2020) sekitar pukul 19.00 WITA. Petugas piket pun berpikir bahwa anak-anak itu hendak melaporkan sebuah kasus.

Setelah ditanya ternyata mereka ingin menggunakan wifi Polsek Alok untuk mengerjakan tugas sekolah.

“Karena keperluannya untuk sekolah, maka kami persilahkan untuk menggunakan wifi,” kata Harri dikutip dari Kompas.com, Kamis (30/7/2020).

Kejar wifi
Sejumlah anak datangi kantor polsek Alok, Sikka,NTT/Kompas.com

Baca juga: Jadi Anak Kesayangan Keluarga Onsu, Betrand Peto Mengaku Masih Rindu NTT

Mendengar permintaan itu, petugas piket pun langsung memasukkan kata sandi wifi Polsek Alok ke ponsel anak-anak tersebut.

Setelah diijinkan mengakses wifi, mereka pun tampak sibuk mengakses tugas lewat ponsel pintar masing-masing.

Ajak pelajar yang butuh internet Para petugas piket pun melapor kepada Harri. Setelah itu, Harri meminta petugas menyiapkan fasilitas pendukung seperti meja dan kursi untuk anak-anak yang ingin menumpang belajar.

“Kami pikir, tidak semuanya mempunyai wifi dan mampu beli kuota setiap hari di rumah selama pandemi Covid-19,” kata dia.

Hari mengajak pelajar yang memiliki keterbatasan akses internet untuk belajar di Polsek Alok.

Polsek Alok, kata dia, memberikan fasilitas pendukung seperti ruangan beserta meja dan kursi untuk mendukung hal itu.

“Intinya untuk kepentingan sekolah. Kami tidak izin untuk main game,” jelas Harri.