Dawainusa.comPemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyepakati new normal Covid-19 diterapkan di provinsi berbasis kepulauan itu. Tepatnya pada 15 Juni 2020 mendatang, era baru itu akan segera dimulai.

Dengan demikian, segala sektor perekonomian di NTT mulai dari pertanian, perikanan, peternakan, hingga hotel dan restoran akan dibuka secara normal.

Baca juga: Ini 14 Kabupaten/Kota di NTT yang Diizinkan Beraktivitas Normal

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan, kesepatakan penerapan new normal Covid-19 berdasarkan hasil rapat koordinasi virtual antara Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, dengan para bupati se-NTT dan Wali Kota Kupang, Selasa (26/5/2020) siang.

Jelang pemberlakuan new normal tersebut, Pemprov NTT malah kembali mengumumkan tambahan lima kasus baru positif Covid-19. Dengan demikian, hingga Minggu (31/05/2020), total pasien positif Covid-19 menjadi 97 orang.

Dalam catatan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, tambahan lima kasus positif Corona di NTT itu berasal dari Kabupaten Ende dan Kota Kupang.

“Tiga kasus positif di Kabupaten Ende dan dua lainnya di Kota Kupang,” ungkap Dominikus kepada sejumlah wartawan di Kupang, Minggu (31/5/2020).

Dominikus menyebut, tambahan lima kasus baru itu, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 96 spesimen swab di Laboratorium Biologi Molekuler RSUD WZ Johannes Kupang.

Kasus Positif Corona di NTT dari Transmisi Lokal

Menurut Dominikus, lima kasus baru positif Covid-19 itu merupakan transmisi lokal. Dengan tambahan lima kasus barus itu lanjut Dominikus, maka secara keseluruhan kasus positif Covid-19 di provinsi berbasis kepulauan itu menjadi 97 kasus.

Sebanyak 97 kasus positif Corona di NTT itu kata Dominikus, tersebar di sejumlah wilayah di NTT yakni Kota Kupang 27 kasus, Kabupaten Sikka 27 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Ende 9 kasus.

Baca juga: Update Corona NTT 31 Mei: 5 Warga Kembali Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sumba Timur 8 kasus, Timor Tengah Selatan 4 kasus, Nagekeo 3 kasus, Flores Timur dan Rote Ndao masing-masing 2 kasus dan Manggarai 1 kasus.

Saat ini kata dia, Pemerintah Provinsi NTT, terus menerus berkomitmen untuk mempercepat informasi yang berkaitan dengan kepastian hasil spesimen swab yang dikirim dari kabupaten dan kota di NTT.

Dominikus pun berharap, masyarakat di NTT bisa mematuhi protokol kesehatan yang telah disampaikan oleh pemerintah.*